Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto berencana membangun hunian bagi warga di pemukiman bantaran rel Senen, Jakarta Pusat. Hal itu disampaikan Prabowo langsung saat meninjau pemukiman warga di sana pada Kamis 23 Maret 2026.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh rencana Prabowo itu.
“Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan support sepenuhnya apa yang dilakukan pemerintah pusat untuk penanganan perumahan warga yang ada di sepanjang rel kereta api,” kata Pramono di Jakarta, dikutip Senin 30 Maret 2026.
Kata Pramono, warga yang tinggal di bantaran rel hingga tempat pemakaman umum (TPU) telah menjadi persoalan pemukiman di wilayah Jakarta.
Dia menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak awal 2026 telah mulai merelokasi warga yang tinggal di kawasan TPU untuk direlokasi ke rumah susun (rusun).
“Warga yang menempati lahan TPU kita pindahkan ke rumah susun yang ada,” kata Pramono.
Ia berujar langkah relokasi warga berdampak positif baik dari penataan kawasan maupun kualitas hidup warga ibu kota.
“Ini untuk mengembalikan fungsi lahan TPU dan memberikan hunian lebih sehat bagi warga,” ujar Pramono.
Prabowo dalam blusukannya ke pemukiman bantaran rel Senen mendengarkan aspirasi dari warga di sana.
Usai mendengar curahan hati warga, Prabowo memberikan instruksi berkaitan dengan pembangunan hunian baru bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta.
Ia ingin agar dilakukan inventarisasi permukiman warga di bantaran rel, dimulai dari kawasan Stasiun Pasar Senen dan diperluas ke seluruh jalur yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan kondisi serupa sebagai dasar penataan yang terarah.
Prabowo juga menekankan perlunya penyiapan solusi hunian yang terstruktur melalui kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.


















Discussion about this post