Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Waspada! Karhutla Melanda, Begini Dampaknya Bagi Iklim

Feri Spt by Feri Spt
24 August 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Karhutla Kalimantan sejumlah titik masih dilanda api panas (Instagram @fr_ndy)

Karhutla Kalimantan sejumlah titik masih dilanda api panas (Instagram @fr_ndy)

1
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Waspada! Di tengah musim kemarau panjang, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Kalimantan. Bahkan berdasarkan catatan dari Kementerian Kehutanan pada Minggu 23 Agustus 2026 melaporkan masih terdapat 44 hotspot di Kalimantan Selatan pada pukul 06.00 WIB.

Titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan upaya penanganan karhutla mulai dari pemadaman darat, patroli dan pemadaman udara, water bombing, operasi modifikasi cuaca, hingga penguatan personel TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga melakukan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

BACAJUGA

Apresiasi Kedatangan Prabowo ke Kalimantan, Eddy Soeparno Dukung Penanganan Karhutla Terpusat Langsung di Bawah Presiden

Ancaman Iklim Mengintai Anak Indonesia, Lestari Moerdijat: Harus Perlu Tindakan Nyata

Lalu pengoperasian sebanyak 52 pesawat di enam provinsi prioritas yang di mana 30 beroperasi di Kalimantan, sedangkan 22 lainnya ditempatkan di Sumatra.

Pemerintah Indonesia juga menambah kekuatan TNI AU untuk memperkuat operasi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.

“Jadi fokus kita saat ini adalah mengendalikan api sedekat mungkin dari sumbernya dan secepat mungkin, karena apabila sumber kebakaran dapat dikendalikan, maka produksi asap dan potensi dampak lintas batas juga dapat kita tekan,” ucap Plt Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB Berton Pandjaitan.

Berton menyebut bahwa pergerakan asap juga perlu dilihat berdasarkan data meteorologi. Faktor yang diperhatikan antara lain arah dan kecepatan angin, kondisi atmosfer, serta hasil pemantauan satelit dan lapangan.

Sementara itu, sebelumnya mencatat sekitar 32 ribu hektare lahan telah terbakar di tiga provinsi Kalimantan hingga 9 Agustus 2026.

Mengutip laporan resmi BNPB (luas lahan terbakar di enam provinsi prioritas penanganan karhutla mencapai 48.889,69 hektare. Dari angka tersebut, Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan luasan terbesar, yakni 28.680,47 hektare. Kemudian Kalimantan Tengah mencapai 3.069,52 hektare dan Kalimantan Selatan sekitar 383,07 hektare.

Dengan demikian, tiga provinsi di Kalimantan tersebut menyumbang lebih dari 32 ribu hektare lahan terbakar.

Kondisi ini terjadi ketika pemerintah justru tengah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi periode yang diperkirakan menjadi puncak risiko karhutla pada Agustus hingga September 2026.

Apabila karhutla ini terus melanda Kalimantan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebanyak 5.019 titik panas terdeteksi di Indonesia hingga 29 Juli 2026.

BMKG menyebut titik panas tersebut terutama terkonsentrasi di Kalimantan Barat, Papua Selatan, dan Riau. Lembaga tersebut juga telah mendeteksi pergerakan partikulat asap karhutla di Kalimantan Barat.

Kondisi ini tidak terlepas dari situasi iklim yang sedang berlangsung. BMKG mencatat indeks Niño 3.4 pada akhir Juni mencapai 1,56, melewati ambang kategori El Niño kuat yang berada di atas 1,5.

Menurut BMKG, dampak El Niño terhadap Indonesia menjadi lebih terasa ketika fenomena tersebut bertepatan dengan musim kemarau.

Namun, El Niño tidak bisa disebut sebagai satu-satunya penyebab kebakaran. Fenomena tersebut lebih tepat dipahami sebagai kondisi yang meningkatkan kekeringan dan membuat wilayah rentan karhutla menjadi lebih mudah terbakar.

BNPB menyebut enam provinsi sebagai prioritas penanganan, yakni Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Pemerintah juga memperkuat operasi darat dan penanganan di wilayah gambut karena api dapat bertahan di bawah permukaan tanah meskipun bagian permukaannya telah dipadamkan.

Tags: BMKGIklimKalimantanKarhutla
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Karhutla Kalimantan (Instagram @unikifold)
Nasional

Kapolri sebut Sudah Amankan Orang-orang Diduga Pelaku Karhutla Kalimantan, Boni Hargens: Cermin Negara Hadir Dalam Persoalan Lingkungan

by Feri Spt
24 August 2026

Suaranusantara.com- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit mengatakan pihaknya telah...

Karhutla Kalimantan asapnya sampai Singapura dan Malaysia (Instagram @uotrebon)
Nasional

Negara Tetangga Terkena Dampak Asap Karhutla Kalimantan, BNPB: Jangan Saling Menyalahkan

by Feri Spt
24 August 2026

Suaranusantara.com- Akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan, negara...

Presiden Prabowo akan kunjungan ke NTT pascabencana gempa bumi (Instagram @tasawufcenter)

Prabowo Akan Kunjungi Lokasi Gempa NTT, Mensesneg Beberkan Waktunya

24 August 2026
Ketum Projo Budi Arie Setiadi tegaskan tetap dukung pemerintahan Prabowo-Gibran (Instagram @dppprojo)

Ketum Projo Tegaskan Akan Tetap Dukung Prabowo-Gibran: Sesuai Kongres

24 August 2026
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara soal Presiden Prabowo Subianto tunjuk Haji Isam (Instagram @voktis.id)

Ramai di Medsos Prabowo Tunjuk Haji Isam Pimpin Pemadaman Karhutla, Istana Angkat Bicara

24 August 2026
Presiden Prabowo gelar pertemuan bersama Panglima TNI hingga menteri-menteri Kabinet Merah Putih pada Minggu 23 Agustus 2026 di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat (Instagram @sekretariat.kabinet)

Panglima TNI dan Sejumlah Menteri Dipanggil Prabowo ke Hambalang, Apa yang Dibahas?

24 August 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

5 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

5 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Karhutla Kalimantan sejumlah titik masih dilanda api panas (Instagram @fr_ndy)
Nasional

Waspada! Karhutla Melanda, Begini Dampaknya Bagi Iklim

by Feri Spt
24 August 2026

Suaranusantara.com- Waspada! Di tengah musim kemarau panjang, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Kalimantan. Bahkan berdasarkan catatan...

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) buka perkemahan pesantren MPDI 2025

Dukung PPPK Jadi PNS, HNW: Demi Keadilan, PPPK Guru Madrasah Juga Dijadikan PNS

23 August 2026
LCC Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Nasional, 38 Sekolah Siap Berkompetisi

LCC Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Nasional, 38 Sekolah Siap Berkompetisi

23 August 2026

HNI Festival 2026 Perluas Akses Masyarakat ke Ekosistem Bisnis dan UMKM

23 August 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Bangun Langkah Strategis Dorong Digitalisasi Naskah untuk Genjot Minat Baca

22 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com