Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Abraham Liyanto: LCC Empat Pilar MPR RI Latih Siswa Berpikir, Berinovasi, dan Memaknai Pancasila

snc4 by snc4
25 August 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
2
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Nasional tidak sekadar menguji kemampuan siswa menghafal materi kebangsaan, tetapi juga melatih mereka berpikir kritis, bernalar, berinovasi, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebanyak 38 sekolah tingkat SMA/SMK atau sederajat dari 38 provinsi mengikuti babak penyisihan Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Nasional.

Pada hari pertama babak penyisihan yang berlangsung di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/8/2026), para peserta dihadapkan pada soal-soal yang tidak hanya menuntut penguasaan materi, tetapi juga kemampuan memahami persoalan, melakukan penalaran, dan menentukan jawaban berdasarkan landasan hukum serta nilai-nilai kebangsaan.

BACAJUGA

Enam Urgensi RUU Perampasan Aset Menurut Fahira Idris

Memperingati HUT RI, MPR Gelar Wayang Kulit

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Badan Sosialisasi MPR RI Saiful Nuri dan Hj. Evi Apita Maya, S.H., M.Kn.; Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Dr. Wachid Nugroho, S.IP., M.IP.; Kepala Biro SDM, Organisasi dan Hukum Agus Subagyo, S.S., M.IR.; Kepala Biro Umum Herry Putra, S.H.; serta Inspektur Setjen MPR RI Anies Mayangsari Muninggar, S.IP., M.E.

Babak penyisihan juga menghadirkan dewan juri, yakni Dosen Ilmu Hukum Universitas Trisakti Dr. Ninuk Wijiningsih, S.H., M.H.; Lektor Kepala Fakultas Hukum Universitas Pancasila Dr. Ricca Anggraeni, S.H., M.H.; serta Dosen Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta Rianda Dirkareshza, S.H., M.H.

Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Ir. Abraham Liyanto, mengapresiasi pelaksanaan hari pertama babak penyisihan yang berlangsung dengan baik dan lancar. Menurutnya, seluruh peserta dari berbagai daerah menunjukkan semangat dan antusiasme yang sama dalam mengikuti kompetisi.

“Karena 38 provinsi, kita lihat semangat mereka masih sama seperti kemarin. Saya berterima kasih karena panitia dan sekretariat sudah bisa menghasilkan enam pertandingan full, dan mereka juga punya waktu istirahat,” ujar Abraham.

Abraham menegaskan, substansi utama LCC Empat Pilar MPR RI bukan sekadar menguji hafalan, melainkan membangun kemampuan siswa untuk berpikir, bernalar, dan menemukan solusi atas persoalan yang diberikan.

Menurutnya, hal tersebut terlihat dari materi soal yang menggunakan pendekatan studi kasus. Peserta tidak cukup hanya mengetahui jawaban, tetapi harus memahami persoalan secara menyeluruh sebelum menentukan pilihan yang tepat berdasarkan hukum dan nilai-nilai kebangsaan.

“Lomba ini tidak sekadar menghafal, tapi bagaimana mereka dilatih untuk bisa berinovasi, berpikir, untuk menjawab studi kasus,” katanya.

Ia menjelaskan, soal berbasis studi kasus memberikan tantangan tersendiri bagi peserta karena membutuhkan ketelitian dan kemampuan menganalisis. Peserta yang terburu-buru menjawab justru dapat melakukan kesalahan meskipun memiliki kemampuan menghafal materi dengan baik.

“Kalau hafal semua sudah bisa. Tapi kalau studi kasus, panjang soalnya, dia kasih naik-turun. Ada yang cepat justru salah. Nah, itu yang menarik. Jadi saya kira berkualitas,” jelasnya.

Menurut Abraham, metode tersebut menjadi salah satu cara efektif untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Melalui kompetisi, para siswa didorong untuk membaca, memahami aturan, menganalisis persoalan, sekaligus menghubungkannya dengan nilai-nilai kebangsaan.

Ia menilai, proses tersebut membuat pemahaman peserta terhadap Empat Pilar MPR RI semakin mendalam. Bahkan, dalam aspek tertentu, penguasaan mereka terhadap materi kebangsaan dapat melampaui sebagian orang dewasa karena para peserta terbiasa mempelajari dan mendalami persoalan melalui proses kompetisi.

Abraham juga menekankan bahwa tantangan pendidikan Pancasila saat ini bukan lagi sekadar memperkenalkan Pancasila kepada generasi muda, tetapi memastikan nilai-nilai tersebut benar-benar dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai toleransi, keadilan sosial, penghormatan terhadap perbedaan, dan kehidupan bersama masih perlu terus diperkuat.

“Pancasila ini sudah banyak, sudah lama semua ini. Tapi kok toleransi masih belum seperti yang kita harapkan. Kemudian keadilan sosial masih belum yang kita harapkan. Nah, itulah, ditanamkan kembali sekarang,” ujarnya.

Karena itu, kata Abraham, pendidikan nilai-nilai Pancasila perlu diperkuat sejak usia dini dan dilakukan secara berkelanjutan hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pembiasaan hidup bersama, saling menghargai perbedaan, disiplin, menaati aturan, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan sosial harus ditanamkan sejak anak-anak.

Ke depan, Badan Sosialisasi MPR RI berkomitmen memperluas pelaksanaan LCC Empat Pilar MPR RI. Dari sekitar 8.000 sekolah yang menjadi sasaran program, keterlibatan sekolah dalam pelaksanaan tahun ini telah mencapai sekitar 4.000 sekolah.

Abraham berharap program tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah sehingga pendidikan Pancasila melalui LCC dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan siswa di seluruh Indonesia.

“Kalau kita menginginkan NKRI ini masih tetap harga mati dan roh pengikatnya, Pancasila, masih ada, itu sudah oke,” pungkasnya.

Pada hari pertama babak penyisihan, sebanyak 20 sekolah bertanding yang terbagi dalam enam pertandingan. Dari rangkaian pertandingan tersebut, enam sekolah berhasil meraih kemenangan dan melaju ke babak semifinal.

Keenam sekolah tersebut yakni Sekolah Kristen Kalam Kudus Selat Panjang Provinsi Riau, SMAN Tugumulyo Provinsi Sumatera Selatan, SMAN 1 Tanjung Selor Provinsi Kalimantan Utara, SMAN 2 Katingan Kuala Provinsi Kalimantan Tengah, MAN Insan Cendekia Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan SMAN 1 Sambas Provinsi Kalimantan Barat.

Tags: Abraham LiyantoLCC Empat PilarMPR RI
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadiri pembukaan Muktamar ke 35 NU, sore ini Kamis 27 Agustus 2026 (Instagram @kulinermerahputih)
Nasional

Sore Ini, Prabowo Dijadwalkan Akan Hadiri Pembukaan Muktamar ke 35 NU

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri pembukaan Mukmatar...

Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi lokasi terdampak gempa NTT, Rabu 26 Agustus 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Prabowo Tanya ke Korban Gempa NTT Soal MBG: Mau Diteruskan atau Tidak?

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto di sela-sela kunjungannya meninjau langsung...

Presiden Prabowo saat kunjungi korban gempa NTT, Rabu 26 Agustus 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Akhirnya yang Dinantikan Tiba, Prabowo Kunjungi Korban Gempa NTT: Sengaja Tidak Datang Awal Biar Konsentrasi Tak Pecah

27 August 2026
Ilustrasi aksi demo pada hari ini Kamis 27 Agustus 2026 di Gedung DPR RI (Instagram @yogaapriyan_342)

27 Agustus Akan Berlangsung Aksi Demo di DPR RI, Ini Daftar Tuntutannya

27 August 2026
Ilustrasi aksi demo yang akan berlangsung hari ini Kamis 27 Agustus 2026 di Gedung DPR (Instagram @ceritajakarta360)

Kamis 27 Agustus Jakarta Akan Dikepung Aksi Demo, Perkantoran Terapkan WFH hingga Liburkan Karyawan

27 August 2026
Puan Maharani janji akan menerima aspirasi rakyat terkait aksi demo yang akan berlangsung hari ini Kamis 27 Agustus 2026 (Instagram @ketua_dprri)

Hari Ini Akan Berlangsung Aksi Demo di DPR RI, Puan Maharani Janji Terima Aspirasi Rakyat

27 August 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

5 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

5 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Ketum Projo Budi Arie Setiadi klarifikasi soal pernyataan viral sebut-sebut nama Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi (Instagram @budiariesetiadi)
Nasional

Budi Arie Tegaskan Jokowi Tak Ada Kaitan dengan Viralnya Pernyataan Soal Pemilu Dipercepat

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Ketua Umum Pro Jokowi (Ketum Projo) Budi Arie Setiadi tengah menjadi perbincangan hangat usai pernyataannya viral...

Ketum Projo Budi Arie Setiadi minta maaf usai pernyataannya viral di media sosial (Instagram @budiariesetiadi)

Akui Bikin Gaduh Soal Pemilu Dipercepat Sebelum 2029 hingga Bisik-bisik ke Jokowi, Budi Arie Minta Maaf

27 August 2026
Nasaruddin Umar bantah soal dirinya disebut mundur dari Menteri Agama (Menag) (Instagram @kemenag_ri)

Heboh Dikabarkan Mundur dari Menag, Nasaruddin Umar Angkat Bicara

27 August 2026
Nasaruddin Umar dikabarkan mundur dari jabatan Menag (Instagram @kemenag_ri)

Kemenag Bantah Isu Soal Nasaruddin Umar Mundur dari Menag

27 August 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Ancaman Bencana

26 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com