Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Inilah Daftar Rumah Sakit dan Bidan Pengguna Vaksin Palsu

Suara Nusantara by Suara Nusantara
14 July 2016
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Vaksin palsu  | Foto: Infonitas

Vaksin palsu | Foto: Infonitas

2
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Vaksin palsu | Foto: Infonitas
Vaksin palsu | Foto: Infonitas

Jakarta-SuaraNusantara

Komisi IX DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementrian Kesehatan, Bareskrim Mabes Polri, PT Biofarma, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), dan Satgas Vaksin Palsu.

Turut hadir dalam rapat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/7/2016) tersebut, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Kabareskrim Ari Dono Sukmanto, Plt Kepala BPOM Bahdar Johan Hamid, Ketua Umum IDAI Aman Bhakti Pulungan, perwakilan Satgas penanggulangan vaksin palsu, Maura Linda Sitanggang dan perwakilan PT Biofarma.

BACAJUGA

Hari Ini Akan Berlangsung Aksi Demo di DPR RI, Puan Maharani Janji Terima Aspirasi Rakyat

Budi Arie Tegaskan Jokowi Tak Ada Kaitan dengan Viralnya Pernyataan Soal Pemilu Dipercepat

“Ada 14 rumah sakit di wilayah Jabodetabek yang diketahui membeli vaksin palsu dari satu distributor. Sementara dari pengembangan kasus, pihak Bareskrim Polri menemukan setidaknya terdapat delapan distributor vaksin palsu,” ujar Menkes Nila Moeloek.

Menurut Menkes, berdasarkan temuan Bareskrim Mabes Polri, ke-14 rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu adalah:

1. Dr Sander, Cikarang
2. Bhakti Husada, Terminal Cikarang
3. Sentral Medika, Jalan Industri Pasir Gombong
4. RSIA Puspa Husada,
5. Karya Medika, Tambun
6. Kartika Husada, Jalan MT Haryono, Setu-Bekasi
7. Sayang Bunda, Pondok Ungu, Bekasi
8. Multazam, Bekasi
9. Pemata, Bekasi
10. RSIA Gizar, Villa Mutiara Cikarang
11. Harapan Bunda, Kramat Jati, Jakarta Timur
12. Elisabeth, Narogong, Bekasi
13. Hosana, Lipo Cikarang.
14. Hosana, Jalan Pramuka, Bekasi

Dari 14 rumah sakit itu, 13 di antaranya mendapatkan vaksin palsu dari sales bernama Juanda dari CV Azka Medika di Bekasi, Jawa Barat. Modusnya, tersangka mengajukan penawaran harga vaksin  ke bagian pengadaan barang pihak rumah sakit.

Sedangkan RS. Harapan Bunda mendapatkan vaksin palsu dari sales bernama M. Syahrul. Ia menawarkan vaksin palsu lewat perawat bernama Irna. Sejauh ini, bentuk fisik kemasan dan isi vaksin palsu memang sangat mirip dengan vaksin asli, dan tidak bisa dibedakan secara kasat mata, kecuali dengan uji laboratorium.

Selain ke-14 rumah sakit tadi, ada 6 bidan dan 2 klinik yang juga menggunakan vaksin palsu, berdasarkan temuan Bareskrim Mabes Polri:

1. Bidan Lia (KP. Pelaukan Sukatani, Cikarang, Bekasi)
2. Bidan Lilik (Perum Graha Melati, Tambun, Bekasi)
3. Bidan Klinik Tabina (Perum Sukaraya Sukatani, Cikarang, Bekasi)
4. Bidan Iis (Perum Seroja, Bekasi)
5. Bidan M Elly Novita, (Ciracas, Jaktim)
6. Bidan Mega (Puri Cikarang Makmur Sukaresmi Cikarang, Bekasi)
7. Klinik Dafa DR Baginda (Cikarang, Bekasi)
8. Klinik dr Ade Kurniawan (Rawa Belong, Slipi, Jakbar)

Berikut 4 fasilitas kesehatan yang terbukti menggunakan vaksin palsu temuan dari Badan POM:

1. RSIA Mutiara Bunda (Jalan H Mencong, Ciledug)
2. RS Bhineka Bakti Husada (Jalan Cabe Raya No 17, Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel).
3. Klinik Tridaya Medica (Jalan Tridaya Inda I Blok A1 Tambun, Bekasi).
4. Apotek/klinik Rahiem Farma (Jalan Dermaga Raya 129 Klender Jakarta Timur)

Dalam kesempatan yang sama, Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono mengatakan pihaknya sejauh ini sudah menetapkan 20 tersangka yang diduga terlibat dengan kasus yang sangat meresahkan tersebut. Dari  20 tersangka, 16 sudah ditahan, sementara 4 lainnya tidak ditahan.

“6 tersangka sebagai produsen, 5 tersangka sebagai distributor, 3 tersangka penjual, 2 tersangka pengepul botol vaksin, 1 tersangka pencetak label dan bungkus, 1 tersangka sebagai bidan, 2 tersangka sebagai dokter,” kata Ari Dono.

Kasus vaksin palsu ini berawal dari penangkapan satu orang tersangka saat penggeledahan di kantor CV Azka Medika, pada 16 Juni 2016. Suplier ini digeledah karena tidak memiliki izin menjual vaksin dan diduga vaksinnya palsu.

“Penggeledahan dilakukan di Kantor CV di Bekasi, di Tambun dan di kontrakan tersangka, DH,” terang Ari.

Selanjutnya, penyidik melakukan pengembangan dan mendapatkan satu tersangka berinisial MF yang merupakan pemilik apotek di Bogor sebagai tempat penjualan vaksin palsu. Dari situ penyelidikan semakin berkembang hingga akhirnya ditetapkan 20 tersangka. (fajar)

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Ketum Projo Budi Arie Setiadi minta maaf usai pernyataannya viral di media sosial (Instagram @budiariesetiadi)
Nasional

Akui Bikin Gaduh Soal Pemilu Dipercepat Sebelum 2029 hingga Bisik-bisik ke Jokowi, Budi Arie Minta Maaf

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Media sosial tengah dihebohkan dengan pernyataan Ketua Umum...

Nasaruddin Umar bantah soal dirinya disebut mundur dari Menteri Agama (Menag) (Instagram @kemenag_ri)
Nasional

Heboh Dikabarkan Mundur dari Menag, Nasaruddin Umar Angkat Bicara

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Nama Nasaruddin Umar tengah menjadi sorotan publik, lantaran...

Nasaruddin Umar dikabarkan mundur dari jabatan Menag (Instagram @kemenag_ri)

Kemenag Bantah Isu Soal Nasaruddin Umar Mundur dari Menag

27 August 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Ancaman Bencana

26 August 2026
Eddy Soeparno Apresiasi Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GW

Eddy Soeparno Apresiasi Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GW

26 August 2026
Enam Urgensi RUU Perampasan Aset Menurut Fahira Idris

Enam Urgensi RUU Perampasan Aset Menurut Fahira Idris

26 August 2026

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

5 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

5 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Puji Buku HNW, Siti Fauziah: Rekam Konsistensi Perjuangkan Palestina dan Kebangsaan
Nasional

Puji Buku HNW, Siti Fauziah: Rekam Konsistensi Perjuangkan Palestina dan Kebangsaan

by snc4
26 August 2026

Suaranusantara.com – Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah menilai buku "Jejak Nurani Mengawal Perjuangan Umat" karya...

Lauching dan groundbreaking Proyek pembangunan PLTS 100 GWp (Instagram @sekretariat.kabinet)

PLTS 100 GWp Diklaim Bikin Negara Hemat Rp 73,9 Triliun per Tahun, Ini Daftarnya

26 August 2026
Karhutla Kalimantan yang terjadi pada beberapa hari ini disebabkan oleh tangan manusia yang ingin mencari keuntungan (Instagram @folkkalteng)

Jadi Dalang Karhutla Kalimantan, 6 Perusahaan Dijatuhi Sanksi Ini Daftarnya

26 August 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat launching dan groundbreaking PLTS 100 GWp. Bahlil ungkap pembangkit listrik RI masih pakai Solar (Instagram @bahlillahadalia)

Bahlil Ungkap 12,6 GigaWatt Pembangkit Listrik RI Masih Pakai Solar, Dorong Percepatan Proyek PLTS 100 GWp

26 August 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dorong swasta garap PLTS (Instagram @bahlillahadalia)

Bahlil Dorong Swasta Garap PLTS 100 GWp: Jika Harga Kompetitif

26 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com