SuaraNusantara.com – Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan saat ini masih banyak buruh perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual oleh atasannya. Said menjelaskan pelecehan seksual bisa terjadi karena adanya intimidasi dan kebutuhan ekonomi.
“Sekarang mari kita bicara tentang staycation. Staycation yang terjadi di cikarang itu bukan hanya terjadi di cikarang, hampir di semua kota industri. Semua kota industri. Ada tangerang, serang, bekasi, karawang bahkan di jakarta,” ujar Said Iqbal – Ketua Umum Partai Buruh dilansir dari Youtube Bicaralah Buruh, Selasa (9/5/2023).
Iqbal mengaku tidak praktik seperti juga ditemui di Batam. Mereka melakukan terpaksa karena himpitan faktor ekonomi.
“Di batam saya menjumpai sexual harassment juga akibat kemiskinan. Itu adalah tumbuhnya pelacuran. Maaf kadang staycation yang terjadi boleh jadi selain ada kekerasan dan intimidasi juga ada kebutuhan ekonomi,” ujar Iqbal.
Said katakan apa yang disampaikan tidak bermaksud untuk rendahkan buruh wanita. Tetapi fakta sebuah fakta yang terjadi dalam lingkungan buruh.
“Oleh karena itu kita mengutuk dan melawan. Nggak bisa main,” ujarnya.
Iqbal mengatakan tidak banyak buruh yang berani bicara ke publik. Lantaran mereka diancam oleh atasannya.
“Dia terpaksa dan dia tidak mau kehilangan pekerjaan. Tidak banyak buruh perempuan yang berani melawan, takut dipecat, gaji djturunin. Ada juga dia pendatang. Misal dia dari jateng bekerja di bekasi kan dia ngontrak kalau dia dipecat dia tinggal dimana? Lemah sekali,” tuturnya
Iqbal meminta kasus staycation buruh dipaksa staycation tidak ditarik ke ranah politik. Terlebih tahun ini merupakan ajak konstelasi politik.
“Makanya saya minta jangan dipolitisasi lah. Kan saya dengar ada anggota dpr yang coba membantu kasus staycation, jangan berhenti dengan kata-kata dan jangan dipolitisasi,” tutupnya (edw).

















Discussion about this post