Suaranusantara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih pemimpin Indonesia di masa mendatang. Menurutnya, pemimpin yang terpilih akan sangat menentukan kemajuan ekonomi negara ini.
“Saya sampaikan, saya ulang di mana-mana kepemimpinan di 2024, kepemimpinan nasional di 2024, di 2029, di 2034 itu sangat menentukan Indonesia ini melompat maju atau tidak,” ujar Jokowi, Selasa 1 Agustus 2023
Presiden Jokowi menegaskan bahwa masyarakat harus berhati-hati dalam memilih pemimpin, karena pilihan tersebut akan berdampak pada masa depan negara.
” Jadi hati-hati memilih memimpin kita. Siapa? Siapa yang kita pilih? kedaulatan ada di tangan rakyat,” sambungnya.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Jokowi dalam acara pertemuan dengan para pengusaha dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh politik seperti Gubernur Jawa Tengah dan calon Wakil Presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo. Tampak hadir pula Menteri Perdagangan dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, Menko Perekonomian dan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, serta mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.
Dalam acara tersebut, hadir juga Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, dan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Akbar Himawan Buchari.
Jokowi juga menyampaikan prediksi dari sejumlah lembaga internasional, seperti Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF). Prediksi tersebut menyebutkan bahwa Indonesia memiliki waktu selama 13 tahun ke depan untuk memantapkan posisinya sebagai negara maju.
” Lembaga-lembaga Internasional yang saya sebutkan tadi bilang ke saya, ‘Presiden Jokowi, kesempatan Indonesia berada di 13 tahun ke depan’, karena di situ ada bonus demografi, di situ kita mendapatkan hilirisasi, lompatannya akan muncul di 13 tahun ini,” tegasnya.(Kml)


















Discussion about this post