Suaranusantara.com – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengaku tidak akan membuat pesta besar-besaran guna merayakan kemengan dirinya dan Gibran Rakabuming dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Sebab, menurut dia sesuatu yang berlebihan merupakan hal yang tidak baik.
“Kemenangan ini tidak membawa suatu euforia, suatu kegembiraan yang meluap-luap. Saya kira ini disinggung Gus Miftah bahwa Umar begitu diangkat menjadi khalifah yang diucapkan justru innalilahi karena merasa tanggung jawab,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan yang bakal ia lakukan adalah introspeksi dirinya agar menjadi lebih baik.
“Kita mengakui kita harus introspeksi diri. Kita mawas diri. Sebagai elite, elite politik, elite masyarakat harus melihat kelemahan sistem kita. Kita tidak boleh, menurut saya, menganggap semua itu sudah baik. Jadi, tidak hanya orang-orang tertentu yang merasa tidak baik-baik saja. Kita juga merasakan. Makanya, kita ingin memperbaiki,” katanya.
Ia lantas mengajak semuanya untuk menatap kedepan dengan semangat dan percaya diri.
“Mari kita menatap hari depan dengan semangat, percaya diri, tidak dengan jemawa, tidak dengan keangkuhan. Saya sangat percaya, kesombongan awal kehancuran. Kita ingat petuah-petuah nenek moyang kita, ilmu padi, makin berisi makin merunduk, makin diberi kepercayaan, makin waspada. Makin bertekad untuk menjaga jangan sampai mengecewakan kepercayaan itu,” ucapnya.


















Discussion about this post