Suaranusantara.com- Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD beberakan alasan mengapa dirinya tidak memberikan selamat ke Prabowo sebagai presiden terpilih.
Dalam keterangannya, Mahfud MD mengaku jika pihaknya menahan diri untuk memberikan ucapan itu.
Pasalnya, ia sebut jika keputusan pemenang Pilpres setelah adanya keputusan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi.
Ia juga tidak menepis jika putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa perselisihan hasil pmilihan umum (PHPU) tetap putuskan pasangan capres 02 sebagai pemenang maka pihaknya akan berjiwa besar menerima hasil tersebut.
“Kami menahan diri. Ketuk palu dulu supaya rakyat melihat teater hukum tata negara. Jika harus itu keputusannya, maka sebagai anak bangsa kami berjiwa besar,” kata Mahfud, Selasa 26 Maret 2024.
Ia juga tidak pesimis meskipun KPU telah umumkan hasil Pilpres. Mahfud yakini bahwa berdasarkan konstitusi masih ada jalur hukum di MK, sehingga untuk menentukan siapa pemenang dan kalah masih jauh.
Apapun hasil peradilan MK, kata Mahfud, akan tetap menempuh jalur hukum. Karena bagi orang yang belajar hukum tata negara, MK menjadi panggung teater untuk penyadaran hukum bagi masyarakat di seluruh dunia.
“Ini untuk mengedukasi agar masyarakat mengetahui masalahnya. Nanti akan terjadi perdebatan di panggung MK,” tutupnya


















Discussion about this post