SuaraNusantara.com- Nama Ridwan Kamil (RK) kini disebut-sebut diduga menjadi penyebab Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe mundur dari jabatan Kepala serta Wakil Otorita IKN.
RK diduga menjadi penyebab mundurnya Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe lantaran ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai kurator pembangunan fisik IKN.
Adapun RK ditunjuk oleh Jokowi sebagai kurator pembangunan IKN pada 12 Desember 2023 lalu.
Hal ini diutarakan oleh Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti yang menduga mundurnya Bambang dan Dhony lantaran bisa jadi ada kaitannya dengan RK yang ditunjuk sebagai kurator pembangunan fisik IKN.
RK selaku kurator pembangunan fisik ditugaskan untuk mengevaluasi seluruh proses pembangunan infrastruktur IKN.
Ray menduga peran RK inilah yang menjadi penyebab mundurnya Bambang dan Dhony lantaran tumpang tindih tugas pokok dan fungsi antara Kepala serta Wakil Ototita dengan kurator IKN.
Ray pun menjelaskan soal tugas atau arti dari kurator di IKN.
“Kurator ini adalah orang yang memberi semacam perizinan untuk melanjutkan satu program terkait dengan pembangunan IKN,” kata Ray dalam keterangannya pada Selasa 4 Juni 2024.
Kata Ray, dengan ditunjuknya RK sebagai kurator, membuat Bambang dan Dhony seakan-akan tidak dihargai kinerja keduanya selama memimpin IKN.
“Mungkin ada ketersinggungan dari dua pejabat yang lama yang merasa kesuksesan tidak dihargai,” sambungnya.
Selain itu, kata Ray, RK sebelumnya membuat pernyataan bahwa dalam pembangunan IKN tidak boleh serampangan.
Menurutnya pernyataan RK itu menambah perkuat dugaan bahwa Bambang dan Dhony tersinggung.
Kata Ray bisa jadi pernyataan RK itu adalah kritik terhadap kedua pejabat IKN yang lama.
Ditambah dengan penunjukan RK sebagai kurator malah menyebabkan konflik internal dalam manajemen IKN.
Maka dari itu Ray berharap pemerintah bisa memberikan klarifikasi mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing pihak yang terlibat.
*


















Discussion about this post