Suaranusantara.com- Empat warga Karawang tewas setelah tertabrak Kereta Api Fajar Utama Yogyakarta. Tragedi ini berlangsung di petak lintas antara Stasiun Cikampek dan Tanjungrasa, pada pagi hari yang naas. Meski klakson kereta telah dibunyikan, korban tak sempat menghindar dari jalur kereta yang melaju.
Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB, di lintasan antara Stasiun Cikampek dan Tanjungrasa, saat para korban bermain di sekitar rel kereta api.
Video detik-detik sebelum kejadian, yang diunggah oleh akun X @sahabat_kereta, menunjukkan beberapa orang, termasuk anak-anak, berada di tengah rel saat kereta lewat.
Sayangnya, mereka tidak menyadari adanya kereta lain yang datang dari arah berlawanan. Meskipun masinis sudah membunyikan klakson, korban tetap tidak sempat menghindar dan akhirnya tertabrak kereta.
Empat korban tewas dalam insiden tersebut, di antaranya Anita Andini (37), Muhamad Al Ikhsan (7), Ted Alfarizi (7), dan Sahaman (65). Salah satu anak korban bahkan terseret hingga 10 kilometer dari tempat kejadian, sebelum akhirnya ditemukan di Stasiun Tanjungrasa, Kabupaten Subang.
Jenazah para korban saat ini berada di RSUD Karawang untuk keperluan autopsi sebelum dimakamkan di kampung halaman masing-masing. PT KAI melalui akun media sosialnya mengingatkan masyarakat untuk tidak bermain di sekitar rel kereta api karena sangat berbahaya dan berisiko tinggi.


















Discussion about this post