Suaranusantara.com- Seleb transgender Isa Zega pada hari ini Jumat 24 Januari 2025 telah resmi ditahan oleh Polda Jatim atas kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh istri Juragan 99 yang juga pengusaha ternama, Shandy Purnamasari.
Isa Zega sebelum resmi ditahan, dirinya diamankan terlebih dahulu oleh pihak kepolisian pada Kamis 23 Januari 2025.
Atas penahanan terhadap transgender kontroversial, Isa Zega itu, artis dan juga model Nikita Mirzani memberikan respon.
Nikita Mirzani merespon dengan mengunggah foto di mana Isa Zega mengenakan baju tahanan berwarna oranye.
Nikita pun mengucapkan selamat atas penahanan kepada Isa Zega.
“Selamat Warwerwor Isa Zega, sang pembully anak kecil dan penista agama yang kini sudah ditahan di Polda Jatim,” tulis Nikita Mirzani dalam akun media sosialnya Instagram @nikitamirzanimawardi_72 pada Jumat 24 Januari 2025.
Dalam unggahannya tersebut, Nikita juga memberikan sindiran tajam terhadap Isa Zega.
Lebih lanjut, Nikita mengingatkan bahwa selain kasus yang sedang ditangani di Polda Jawa Timur, Isa Zega juga masih harus menghadapi kasus penistaan agama yang dilaporkan di Polres Metro Jakarta Selatan.
“Jangan lupa sahrul masih ada laporan di Polres Jaksel penistaan agama,” ujarnya lagi.
Terkait penistaan agama yang menjerat Isa, kasus ini bermula dari saat dirinya memposting foto tengah mengenakan pakaian wanita setelah kembali dari ibadah umrah, yang kemudian memicu kontroversi.
Nikita Mirzani tidak berhenti di situ saja. Ia juga memberikan pesan sindiran kepada Isa Zega yang kini harus menjalani masa penahanan.
“Semoga betah ya Sahrul Isa Zega di tempat baru. Sudah dikasih tahu jangan nurut-nurut amat sama kakak-kakakannya. Dibui kan jadinya,” sindir Nikita.
Nikita juga mengingatkan Isa untuk berhati-hati dalam berinteraksi dengan warga binaan lainnya selama masa penahanan.
Sebelumnya, Isa Zega memang ditahan oleh pihak kepolisian karena tersangkut dalam kasus yang melibatkan pelanggaran Undang-Undang ITE.
Sejauh ini, Isa Zega telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Bhayangkara Surabaya dan dinyatakan sehat.
Usai dinyatakan sehat, pihak kepolisian memutuskan untuk menahan Isa di Rumah Tahanan (Rutan) Perempuan Surabaya.


















Discussion about this post