Suaranusantara.com – Manchester United harus kembali mengalihkan perhatian ke pentas domestik saat bertandang ke markas Newcastle United, St James’ Park, Minggu 13 April 2025, pukul 22.30 WIB.
Pertandingan ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga tentang arah nasib dua tim yang saat ini berada di kutub berlawanan di klasemen Premier League.
Newcastle tengah berada dalam performa terbaiknya. Pasukan Eddie Howe menorehkan empat kemenangan beruntun di semua ajang, termasuk kemenangan historis atas Liverpool di final Piala EFL yang mengakhiri penantian 70 tahun untuk trofi domestik.
Teranyar, mereka mencukur Leicester City 3-0, kemenangan ke-11 dari 15 laga terakhir di liga.
Dengan modal kemenangan tersebut, The Magpies kini bertengger di peringkat kelima dan hanya terpaut satu poin dari Manchester City.
Menariknya, dengan tambahan kuota Liga Champions untuk Premier League musim depan, posisi ini bisa cukup untuk membawa mereka kembali ke panggung elite Eropa, hanya dua musim setelah terakhir kali tampil di sana.
Secara historis, Newcastle memiliki catatan apik melawan Setan Merah belakangan ini. Mereka menang empat kali dalam lima pertemuan terakhir, termasuk kemenangan 2-0 di Old Trafford pada Desember lalu.
Andai mampu menang akhir pekan ini, Newcastle akan mencatat sapu bersih kemenangan liga atas United untuk pertama kalinya sejak 1931.
MU Tertekan, Fokus Terbelah
Sementara itu, Manchester United datang dengan tekanan besar dan kondisi yang tak ideal. Hasil imbang 2-2 di markas Lyon di leg pertama perempat final Liga Europa membuat ambisi Eropa mereka masih menggantung.
Dua blunder dari Andre Onana menjadi sorotan tajam, bahkan membuka peluang bagi Altay Bayindir untuk menjalani debut di Premier League sebagai kiper utama.
Secara keseluruhan, performa MU sedang limbung. Mereka belum menang dalam tiga laga terakhir di semua kompetisi dan terperosok ke posisi ke-13 klasemen.
Jika tren negatif ini berlanjut, mereka terancam mencatatkan finis terburuk dalam sejarah Premier League, bahkan bisa gagal menyamai raihan poin terendah mereka sebelumnya.
Ruben Amorim kemungkinan akan melakukan rotasi dengan mengistirahatkan beberapa pemain kunci, demi menjaga kebugaran untuk leg kedua kontra Lyon pekan depan. Nama-nama seperti Mason Mount, Victor Lindelof, dan Joshua Zirkzee disebut berpeluang tampil sebagai starter.
Kabar Tim
Newcastle:
- Lewis Hall (cedera kaki), Sven Botman dan Jamaal Lascelles (lutut) masih absen.
- Joe Willock juga tak tersedia karena gegar otak.
- Anthony Gordon akan menjalani tes kebugaran terakhir.
- Alexander Isak dipastikan fit meski sempat mengalami masalah pangkal paha.
Manchester United:
- Sejumlah pemain seperti Lisandro Martinez, Jonny Evans, Amad Diallo, dan Matthijs de Ligt belum pulih.
- Rotasi kemungkinan dilakukan dengan Bayindir di bawah mistar, serta Mount dan Zirkzee di lini depan.
Prediksi Susunan Pemain
- Newcastle United (4-3-3):
Pope; Trippier, Schar, Burn, Livramento; Guimaraes, Tonali, Joelinton; Murphy, Barnes, Isak - Manchester United (3-4-2-1):
Bayindir; Mazraoui, Lindelof, Yoro; Dalot, Fernandes, Ugarte, Dorgu; Garnacho, Mount; Zirkzee
Prediksi Skor
Dengan fokus Manchester United yang terbelah dan performa Newcastle yang sedang panas, Magpies diprediksi akan memaksimalkan momentum di kandang. Kemenangan kelima beruntun bukan hal mustahil, sekaligus menegaskan dominasi atas rival lama mereka.
Prediksi: Newcastle United 2-1 Manchester United


















Discussion about this post