Suaranusantara.com – Manchester United dikabarkan tidak berencana melepas Kobbie Mainoo pada bursa transfer Januari mendatang.
Klub berjuluk Setan Merah itu masih melihat sang gelandang muda sebagai bagian penting dari proyek jangka menengah mereka.
Mainoo sempat mencuri perhatian pada 2024 lalu ketika tampil gemilang dan dipercaya menjadi starter Timnas Inggris di final Euro 2024 melawan Spanyol di Berlin. Namun, situasinya berubah drastis dalam beberapa bulan terakhir.
Pemain berusia 20 tahun tersebut belum lagi membela Inggris sejak September 2024 dan kini mulai kehilangan tempat di skuad utama Manchester United.
Di bawah arahan pelatih Ruben Amorim, Kobbie Mainoo harus bersaing langsung dengan Bruno Fernandes untuk mengisi posisi inti di lini tengah.
Dalam persaingan tersebut, Fernandes masih unggul jauh. Playmaker asal Portugal itu menjadi pilihan utama Amorim, sementara Mainoo bahkan belum pernah tampil sebagai starter di ajang Liga Inggris musim ini.
Laporan Sky Sports News menyebutkan bahwa Manchester United telah menyusun strategi khusus terkait masa depan Mainoo menjelang dibukanya bursa transfer Januari.
Klub hanya akan mempertimbangkan penjualan sang pemain jika menerima tawaran dengan nilai yang benar-benar luar biasa.
Minat terhadap Mainoo disebut datang dari sejumlah klub Liga Inggris. Meski demikian, tidak semua peminat diyakini memiliki kemampuan finansial untuk menebus gelandang muda tersebut secara permanen.
Amorim menegaskan bahwa Mainoo tetap masuk dalam rencana tim untuk paruh kedua musim ini.
Kendati menit bermainnya terbatas, pelatih asal Portugal itu masih menilai Mainoo sebagai aset penting klub.
Sejauh musim ini berjalan, Mainoo baru sekali tampil sebagai starter, yakni saat Manchester United menelan kekalahan dari Grimsby Town di ajang Piala Liga Inggris.
Dalam hierarki lini tengah, ia masih berada di bawah nama-nama seperti Bruno Fernandes dan Casemiro.
Situasi ini juga berdampak pada peluangnya di level internasional. Setelah sempat tampil di final Euro 2024, Mainoo kini bahkan diprediksi sulit menembus skuad Inggris asuhan Thomas Tuchel untuk Piala Dunia musim panas mendatang.


















Discussion about this post