Suaranusantara.com- Baru-baru ini lapangan padel menimbulkan permasalahan lantaran kegiatan di dalamnya yang menimbulkan kebisingan sehingga meresahkan warga yang tinggal di sekitaran tempat olahraga tersebut.
Anggota DPRD DKI Jakarta pun turut menyoroti permasalahan lapangan padel. Menurutnya, kenyamanan warga harus dipertimbangkan.
Di sini, kenyamanan warga juga harus dipertimbangkan kalau tidak persoalannya akan semakin larut menjadi masalah yang lebih besar lagi di kemudian hari,” kata Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu saat dihubungi, Minggu 22 Februari 2026.
Kevin mengatakan prinsipnya usaha boleh berkembang, tapi hak kenyamanan warga sekitar tak boleh dikesampingkan. Dia mewanti-wanti jangan sampai ada konflik di kemudian hari.
“Prinsipnya sederhana, usaha boleh berkembang, olahraga tetap jalan, tapi hak warga sekitar untuk hidup nyaman juga harus dilindungi. Jangan sampai aktivitas usaha justru menimbulkan konflik sosial,” tegasnya.
Kevin mendukung perkembangan olahraga padel di Jakarta, namun, tetap harus mengutamakan kenyamanan warga, jangan sampai menimbulkan keluhan dari masyarakat sekitar.
“Namun kalau sudah muncul keluhan warga soal kebisingan, tentu itu tidak bisa diabaikan dan harus ditindaklanjuti dengan serius. Sebenarnya, ini juga menyangkut dengan persoalan izin yang mendasar,” ucapnya.
Dia menyebutkan, Perda No 8/2007 telah mengatur setiap kegiatan usaha yang menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar harus mengantongi izin berdasarkan Undang-Undang Gangguan.
Untuk itu dia mempertanyakan apakah izin usaha tersebut sudah diurus tuntas atau belum.
“Maka, pertanyaannya adalah apakah perizinan tersebut sudah diurus oleh pemilik usaha padel yang dipermasalahkan. Dan jika sudah bagaimana prosesnya berjalan sampai-sampai ketika usahanya sudah berdiri, warga di sekitarnya tetap mengeluh,” ungkap Kevin.
Untuk itu, Kevin siap apabila memerlukan pendampingan untuk kedua pihak melakukan mediasi. Dia ingin keduanya mendapat solusi yang adil.
“Kalau diperlukan, Komisi A siap memfasilitasi mediasi agar ada solusi yang adil untuk semua pihak,” katanya.


















Discussion about this post