Suaranusantara.com – Universitas Pelita Harapan (UPH) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seminar Nasional 2026, yang digelar pada 3 Februari 2026 di Auditorium Grand Chapel, Kampus Utama UPH Lippo Village, Tangerang.
Seminar Nasional 2026 di UPH diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta yang hadir secara luring di lokasi kegiatan dan daring melalui siaran langsung YouTube, yang menjangkau UPH Kampus Medan dan Kampus Surabaya.
Para peserta Seminar Nasional 2026 di UPH berasal dari beragam latar belakang, meliputi civitas academica UPH, siswa dan guru Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria dan Curug, serta Sekolah Dian Harapan (SDH) Lippo Village, hingga keluarga besar Lippo Group, media, dan masyarakat umum.
Sebelumnya, rangkaian Natal Nasional 2025 telah berlangsung sejak Desember 2025 di sembilan kota di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Medan, Manado, Palangkaraya, Ruteng, Ambon, Toraja, dan Merauke.
Tak hanya menjadi ruang refleksi iman dan kebangsaan, rangkaian ini juga diwujudkan melalui aksi nyata, mulai dari bakti sosial, bantuan bagi korban bencana, pemberian beasiswa, perbaikan gereja, hingga penyediaan ambulans di berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., selaku Rektor UPH, menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Melalui pendidikan, keluarga merupakan ruang pertama pembentukan karakter, nilai, dan iman yang menuntun setiap anggotanya untuk bertumbuh secara utuh dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.
Ia turut mengungkapkan harapannya agar semangat Natal dapat dirasakan dan dihidupi oleh keluarga-keluarga di berbagai daerah.
“Melalui pendidikan, UPH ingin terus mengambil peran sebagai alat Tuhan untuk membawa harapan dan dampak positif bagi bangsa,” ucap Rektor UPH dalam sambutan Seminar Nasional 2026 di Tangerang pada Selasa, 3 Februari 2026.
Maruarar Sirait, S.I.P., Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (RI), sekaligus Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025 menegaskan pentingnya membangun Indonesia melalui langkah-langkah nyata.
“Komitmen tersebut kami wujudkan melalui berbagai inisiatif sosial sepanjang rangkaian Natal Nasional 2025, mulai dari pembagian seribu paket pendidikan senilai Rp10 juta per penerima di berbagai daerah, renovasi 100 gereja, penyaluran 20 ribu paket sembako di 10 wilayah Indonesia,
pembangunan dua jembatan di Papua, distribusi 30 ribu Alkitab ke seluruh Indonesia, hingga bantuan bagi para korban bencana alam,” jelas Maruarar.
Menutup sambutannya, Maruarar menyampaikan harapannya akan lahirnya generasi baru yang berani memperjuangkan kebenaran dan keadilan.
“Semoga kita semua bisa menjadi anak-anak Tuhan yang menegakkan kebenaran dan keadilan, apa pun risikonya,” tutupnya.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan lima unit ambulans secara simbolis. Ambulans tersebut disponsori penuh oleh PT Astra International Tbk dan diserahkan kepada lima lembaga lintas agama, yakni Masjid Istiqlal, Pos Pelayanan HKBP Perum Green Cikarang, Keuskupan Bogor, Yayasan Graha Yadnya, dan Yayasan Jejak Peduli.*


















Discussion about this post