Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Pendidikan

Mahasiswa Jurusan Analsisi Kimia Gelar Pengabdian Masyarakat Tentang Teknik Pembuatan Tempe dari Bahan Limbah Makanan

Proyek pengabdian masyarakat mahasiswa sekolah vokasi IPB University

Silvia Maharani by Silvia Maharani
25 November 2024
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
A A
IPB University

IPB University

4
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Mahasiswa program studi Analisis Kimia Sekolah Vokasi (SV) IPB University melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Jl. Cimanggu Barata No.4, RT.05/RW.03, Kedungbadak, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, pada hari Sabtu, 23 November 2024.

Kegiatan ini merupakan projek akhir dari mata kuliah mikrobiologi yang mengusung tema “Diversifikasi pembuatan tempe biji pepaya sebagai bentuk pengolahan limbah makanan”.

Dalam proyek ini, mahasiswa IPB ini memperkenalkan dan mendemonstrasikan bagaimana teknik dalam pembuatan tempe dari bahan-bahan limbah makanan, seperti biji-bijian.

BACAJUGA

Ahok Bicara Soal Aksi Demo Mahasiswa: Kenapa Pemerintah Takut Didemo?

Mahasiswa Gelar Aksi Demo Terkait Kebijakan Pemerintah, Media Asing Soroti

Sosialisasi ke masyarakat ini agar mengetahui pentingnya pengolahan limbah dan konsumsi keberlanjutan, manfaat biji pepaya dan upaya pengembangan ekonomi yang dapat dilakukan melalui demonstrasi pembuatan tempe bijioleh mahasiswa Analisis Kimia angkatan 60. Adapaun dosen pembimbing Ivone Wulandari Budiharto, S.Si., M.Si dan Muhammad Alief Ramdhan, S.Si., M.Si sebagai dosen mata kuliah mikrobiologi.

Sasaran dari kegiatan ini yaitu masyarakat di kelurahan kedung badak sebanyak total 29 orang dan semua yang hadir adalah Ibu rumah tangga, selain itu ada satu orang pejabat kelurahan kedungbadak yaitu sekertaris kelurahan Thiara Khaerani, S.STP., M.Si.

Alasan memilihnya kelurahan Kedungbadak karena kelurahan ini memproduksi tempe sehingga sangat mendukung untuk memanfaatkan biji pepaya sebagai bahan baku dalam pembuatan tempe yang inovatif. Harapannya dengan melibatkan ibu-ibu kelurahan Kedungbadak dapat meningkatkan keterampilan serta memanfaatkan limbah biji pepaya dengan baik.

Kegiatan pengabdian masyarakat sendiri bertujuan untuk memperkenalkan inovasi terbaru dalam pembuatan tempe menggunakan biji pepaya. Inovasi pembuatan tempe dari biji pepaya muncul sebagai solusi yang berpotensi mengubah cara pandang masyarakat terhadap bahan pangan yang sering dianggap limbah.

Tempe merupakan produk fermentasi kedelai yang kaya akan protein dan sering digunakan sebagai sumber protein nabati, sementara biji pepaya mengandung senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan.

Pengabdian masyarakat ini juga bertujuan untuk dapat meningkatkan solidaritas dan kreativitas di bidang sosial pada Mahasiswa Analisis Kimia dan penugasan pada mata kuliah Mikrobiologi Mahasiswa Analisis Kimia.

Untuk diketahui, gegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan sambutan dari ketua pelaksana, Wisnu Wardhana, diikuti oleh sambutan sekertaris kelurahan sebagai perwakilan kelurahan Kedungbadak.

Setelah itu, melanjutkan dengan sesi pemaparan materi yang membahas inovasi dalam diversifikasi pembuatan tempe dari biji pepaya. Dalam sesi ini, kami akan menjelaskan manfaat dan proses fermentasi yang unik dari bahan tersebut.

Lalu, acara ini juga mengadakan demonstrasi langsung tentang cara pembuatan tempe, di mana kami telah menyiapkan semua alat dan bahan yang diperlukan, termasuk biji pepaya dan ragi. Dengan cara ini, kami berharap ibu-ibu Kelurahan Kedungbadak dapat langsung melihat dan memahami tahap demi tahap proses pembuatan tempe, sehingga mereka bisa menerapkannya di rumah.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat memberdayakan ibu-ibu di Kelurahan Kedungbadak untuk memanfaatkan biji pepaya sebagai bahan baku inovatif dalam pembuatan tempe.

Dengan pembuatan dan pendampingan dari mahasiswa Analisis Kimia membuat  belajar bagaimana teknik fermentasi yang tepat untuk menghasilkan tempe yang bernutrisi tinggi dan kaya protein, sekaligus mengurangi limbah. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas, tetapi juga berfokus pada pemberdayaan ekonomi lokal.

Dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada, ibu-ibu diharapkan dapat menciptakan produk bernilai tambah yang tidak hanya bermanfaat secara finansial, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas gizi masyarakat sekitar.(Laporan Mahasiswa Analisis Kimia Sekolah Vokasi (SV) IPB University)

Tags: IPB UniversityMahasiswaPengabdian Masyarakat
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Pendidikan

Pemerintah Gandeng Imperial College London Bangun 10 Kampus Kedokteran dan Sains di Indonesia

by Fifi
23 June 2026

Suaranusantara.com - Pemerintah akan bekerja sama dengan Imperial College...

PAUD Nurul Almi
Daerah

PAUD Nurul Almi Serang, Terima Bantuan Alat Marching Band dari Annisa Mahesa

by snc12
20 June 2026

Suaranusantara.com - Di Jalan Raya Sepang, Lingkungan Cowe Ki...

Kemendikdasmen Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026

17 June 2026
Wamensos Agus Jabo Priyono

Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat Lampung Timur, Target Beroperasi Pertengahan Juli 2026 untuk Dukung Pendidikan Anak Kurang Mampu

12 June 2026
Universitas BSI Buka Pendaftaran Kelas Karyawan Gelombang 4, Beri Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Universitas BSI Buka Pendaftaran Kelas Karyawan Gelombang 4, Beri Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

11 June 2026
Pesan dan Kesan MPLS Siswa SD: Ceria, Seru, dan Penuh Semangat

Bahasa Inggris akan Jadi Mata Pelajaran Wajib Siswa SD pada 2027

18 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

4 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

12 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat
Nasional

Lestari Moerdijat: Butuh Sinergi semua Pihak Wujudkan Pendidikan Inklusif

by snc4
1 July 2026

Suaranusantara.com- Sistem pendidikan inklusif dan terjangkau bagi setiap warga negara masih jauh dari harapan. Sinergi semua pihak...

Presiden RI Prabowo Subianto bicara soal hukum di HUT Bhayangkara ke 80 (Instagram @agrovada)

Prabowo: Hukum Harus Jadi Pelindung Rakyat, Tak Boleh Jadi Alat yang Punya Uang

1 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto puji dapur MBG Polri (Instagram @korelasimedia)

Prabowo di HUT Bhayangkara ke 80, Puji Dapur MBG Polri Terbaik

1 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato di HUT Bhayangkara ke 80, Rabu 1 Juli 2026 (Instagram @podcast_pedjuang)

Prabowo di HUT Bhayangkara ke 80 Ingatkan Soal Gaji Polisi Berasal dari Rakyat: Jadilah Dekat dengan Rakyat, Jangan Menyusahkan

1 July 2026
Nadiem Makarim angkat bicara usai dijatuhi vonis 10 tahun kurungan penjara (Instagram @temukan.fakta)

Begini Kata Nadiem Makarim Usai Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 10 Miliar

1 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com