Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Peristiwa

Kasus Mutilasi Mahasiswa UMY: Inilah Alasan Pelaku Memutilasi Korban Secara Sadar

Drt by Drt
1 August 2023
in Peristiwa
Reading Time: 2 mins read
A A
Ilustrasi Orang meninggal(Istockphoto)

Ilustrasi Orang meninggal(Istockphoto)

5
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Kasus mutilasi terhadap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bernama Redho Agustian (20) masih berlanjut.

Hasil tes psikologi terhadap dua pembunuh yang berinisial W (29) dan RD (38) mengungkap bahwa aksi sadis para pelaku dilakukan dengan sadar untuk menghilangkan jejak.

Kejadian ini terungkap setelah potongan tubuh korban ditemukan di Sleman, Yogyakarta pada tanggal 11 Juli. Polisi berhasil menangkap kedua pelaku ketika mereka mencoba melarikan diri di Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 15 Juli.

BACAJUGA

Sangat Prihatin dengan Kasus-Kasus Daycare, HNW: Negara Harus Hadir Lindungi Anak, Selamatkan Generasi Emas 2045

Majelis Hakim Putuskan Hasto Kristiyanto Tidak Bersalah dalam Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Harun Masiku

“Dari hasil tes psikologi yang dilakukan oleh biro psikologi Polda DIY, diketahui bahwa motif mutilasi dilakukan oleh pelaku dengan sadar,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY, Kombes FX Endriadi pada Jumat (28/7/2023).

Endriadi melanjutkan bahwa kedua pelaku sengaja memutilasi tubuh korban dengan tujuan menghilangkan barang bukti. Potongan tubuh korban kemudian dibuang di berbagai lokasi.

“Motif dilakukannya aksi ini dengan sadar, yaitu untuk menghilangkan jejak atau bukti yang dapat mengungkap perbuatan mereka,” tambahnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil tes DNA dari korban. Sampel darah dan tulang korban sudah diserahkan ke Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri.

“Kami masih menunggu hasil tes DNA ini, yang melibatkan pemeriksaan darah dan tulang. Proses ini memerlukan waktu, yakni 7 hari untuk darah dan 14 hari untuk tulang. Namun, kami akan berupaya untuk mempercepat prosesnya,” kata Endriadi.

Hasil tes DNA ini menjadi bagian penting untuk melengkapi berkas perkara dalam kasus mutilasi ini. Setelah hasil tes DNA keluar, jenazah korban akan diserahkan kepada keluarga.

“Kami akan berkoordinasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) atau masyarakat yang menemukan jenazah. Namun, untuk kegiatan pemberkasan dan penyidikan kasus ini sudah cukup. Setelah tes DNA selesai, kami akan menyerahkan jenazah kepada keluarga korban,” jelasnya.

Kedua pelaku mutilasi saat ini dijerat dengan Pasal 340 KUHP sebagai tindak pidana utama, dengan subsider Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 170 Ayat (2) Ke-3 Juncto Pasal 351 Ayat (3) Juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP. Ancaman hukuman paling berat yang dapat dijatuhkan atas perbuatan ini adalah hukuman mati.

Endriadi mengungkapkan bahwa kedua pelaku melakukan kekerasan terhadap korban di dalam kamar kos milik salah satu pelaku pada tanggal 11 Juli. Aksi tersebut menyebabkan kematian korban dan menimbulkan kepanikan pada para pelaku, sehingga mereka memutuskan untuk memutilasi tubuh korban.

“Setelah melihat korban meninggal dunia, para pelaku panik dan kemudian melaksanakan aksi mutilasi. Selain itu, mereka juga merebus bagian-bagian tubuh korban untuk menghilangkan sidik jari,” ungkap Endriadi saat jumpa pers.

Endriadi juga mengungkapkan bahwa pelaku sebelumnya telah melakukan survei lokasi sebelum membuang potongan tubuh korban usai melakukan aksi mutilasi. Dalam membuang potongan tubuh, kedua pelaku menggunakan sepeda motor.

“Salah satu dari kedua pelaku (berinisial W) sebenarnya sudah berdomisili di Jogja selama beberapa waktu, jadi mereka sudah lama berada di sana. Sebelum membuang potongan tubuh korban, mereka melakukan survei tempat pembuangan,” ungkapnya.

Potongan tubuh Redho ditemukan tersebar di lima titik lokasi yang berbeda. Bagian kepala pertama kali ditemukan terkubur di Sungai Krasak wilayah Kapanewon Tempel.(Dn)

Tags: KasusMutilasiPoldaPsikologiUMYYogyakarta
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Bus Terbakar di Tol Jagorawi Arah Bogor, Diduga Korsleting Listrik
Peristiwa

Bus Terbakar di Tol Jagorawi Arah Bogor, Diduga Korsleting Listrik

by snc12
20 June 2026

Suaranusantara.com - Di ruas Tol Jagorawi arah Bogor, tepatnya...

ilustrasi meninggal dunia
Peristiwa

Kronologi Penemuan Jasad Lansia di Serang yang Ditemani Istri Diduga ODGJ

by snc4
18 June 2026

Suaranusantara.com - Di kawasan Kelurahan Unyur, Kota Serang, Banten....

Jenazah Warga 120 Kg di Pulogadung Dievakuasi Damkar dari Lantai Dua

Jenazah Warga 120 Kg di Pulogadung Dievakuasi Damkar dari Lantai Dua

17 June 2026
Viral, Pengendara Ojol Nekat Terobos Jembatan Rel Kereta Api di Petamburan Jakarta

Viral, Pengendara Ojol Nekat Terobos Jembatan Rel Kereta Api di Petamburan Jakarta

17 June 2026
Viral di Medsos, Genset Sound Horeg di Pasucen Pati Terbakar Jelang Kirab Budaya

Viral di Medsos, Genset Sound Horeg di Pasucen Pati Terbakar Jelang Kirab Budaya

16 June 2026
Viral Video Ciuman Sesama Jenis di Kampus PNJ, Orang Tua Mahasiswa Minta Maaf dan Bersujud

Viral Video Ciuman Sesama Jenis di Kampus PNJ, Orang Tua Mahasiswa Minta Maaf dan Bersujud

3 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

12 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Presiden RI Prabowo Subianto tutup 240 BUMN (instagram @kemensetneg.ri)
Nasional

Pemerintah Tutup 240 BUMN, Prabowo Pastikan Akan Menutup 700-800 Perusahaan Plat Merah: Hemat Triliunan

by Feri Spt
24 June 2026

Suaranusantara.com- Pemerintah diketahui telah menutup sebanyak 240 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bukan tanpa sebab langkah ini...

Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @kemensetneg.ri)

Prabowo Shock Ekonomi Bertumbuh 5 Persen tapi Rakyat Miskin Bertambah: Ini Anomali, Sistem Kita Keliru

24 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto bicara soal kekayaan negara banyak hilang di acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026 (Instagram @kemensetneg.ri)

Prabowo Shock Banyak Kekayaan Negara Hilang: Bukan Cari Kesalahan, Anggaplah Kelalaian Bersama

24 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026 (Instagram @kemensetneg.ri)

Prabowo Mengungkap Penyebab di Balik Rupiah Melemah

24 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026 (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Akui Gaji Guru dan PNS Tidak Baik, Prabowo Ungkap Biang Keladinya

24 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com