SuaraNusantara.com-Anies Baswedan, bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan, menekankan tekadnya untuk menciptakan negara yang bersahabat dengan berbagai elemen, khususnya para ulama. Dalam kunjungannya ke Majelis Darul Musthofa Al Madinatul Munawaroh, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Selasa, 7 November 2023, Anies berbicara tentang visinya.
“Bukan negara yang memusuhi ulama tapi negara justru yang menjadi mitra dan mendengarkan apa yang menjadi pandangan dari para ulama pemuka agama,” ujar Anies.
Anies mengungkapkan harapannya agar Indonesia menjadi negeri yang bersahabat dengan negara lain serta bersahabat dengan ulama-ulama yang menjadi pemuka agama. Dia ingin pemerintah mendengarkan pendapat para ulama sebagai bagian penting dalam pembangunan negara.
Baca Juga:Â Cak Imin Bertemu dengan Gibran di Acara Haul Habib Ali Al-Habsyi, Anies Baswedan Juga Hadir
Lebih lanjut, Anies Baswedan juga menyampaikan harapannya agar situasi negara tetap aman saat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Ia menginginkan ketenangan dan kedamaian dalam berpolitik, bukan karena rasa takut, melainkan karena ada rasa keadilan. Anies mendorong untuk menjaga stabilitas negara sebagai fondasi penting dalam mewujudkan keadilan.
Ia menyoroti era pemerintahan yang stabil namun penuh ketakutan selama tiga puluh tahun, serta menekankan perlunya rasa keadilan dalam upaya perubahan di negeri ini.
“Bukan karena rasa ketakutan dan ini yang mungkin kita perjuangkan sama-sama, bismillah mudah-mudahan perjuangan ini diridhoi Allah, Insya Allah dimudahkan untuk bisa nanti sama-sama kita mendorong perubahan di negeri ini,” kata Anies.


















Discussion about this post