Suaranusantara.com – Anies Baswedan, calon presiden nomor urut 1, mengungkapkan pengalamannya membuat mata kuliah antikorupsi menjadi wajib bagi mahasiswa Universitas Paramadina.
Hal ini ia lakukan ketika ia menjabat sebagai rektor universitas tersebut dari tahun 2007 hingga 2015. Anies menyatakan bahwa hal ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah korupsi sejak dini.
Anies menyampaikan hal ini dalam acara Paku Integritas yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (17/1/2024).
“Kami bekerja sama dengan KPK untuk menetapkan mata kuliah antikorupsi sebagai mata kuliah wajib yang harus diambil oleh setiap mahasiswa,” ujar Anies di Gedung KPK, Jakarta.
Anies mengklaim bahwa mata kuliah antikorupsi yang ia buat adalah yang pertama dan satu-satunya di Indonesia, bahkan di dunia.
“Kami ingin mengurangi jumlah calon koruptor di masa depan dengan memberikan pendidikan antikorupsi sejak awal,” katanya.
Anies juga menunjukkan prestasinya ketika ia menjadi gubernur DKI Jakarta pada periode 2017-2022. Saat itu, ia membentuk KPK Ibu Kota, yang bertugas untuk mencegah korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Ini adalah langkah konkret kami untuk memberantas korupsi di ibu kota,” tuturnya.
Anies menilai bahwa korupsi adalah masalah yang mendesak dan harus diatasi. Ia berjanji bahwa jika ia terpilih menjadi presiden, ia akan memperkuat upaya pemberantasan korupsi.
Ia berencana untuk merevisi Undang-undang KPK, mengesahkan RUU Perampasan Aset, dan mendorong RUU Pendanaan Politik.
Ia juga berkomitmen untuk memperbaiki sistem rekrutmen di KPK, dan memberi penghargaan kepada para penegak hukum yang berjasa dalam memberantas korupsi. Selain itu, ia akan mempertimbangkan aspek antikorupsi ketika menyusun kabinet dan mengusulkan nama pimpinan KPK.
“Ini semua adalah bagian dari komitmen kami untuk mengembalikan kepercayaan rakyat kepada pemimpin dan pemerintahan,” kata Anies.
“Dan dengan kepercayaan itu, kami optimis bahwa Indonesia akan bisa mencapai semua cita-cita kemerdekaan,” pungkasnya.


















Discussion about this post