Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Politik

Ini Kata Pengamat Soal Pencopotan Spanduk Penolakan Sholati Jenazah Pendukung Penista Agama

Suara Nusantara by Suara Nusantara
14 March 2017
in Politik
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Hasbullah

Foto: Hasbullah

1
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Hasbullah

Jakarta – SuaraNusantara

Total ada sebanyak 147 spanduk  berisi penolakan untuk mensholatkan jenazah pendukung penista agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

Ratusan spanduk tersebut dikabarkan telah dicopot Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta atau atas kesadaran warga sendiri.

BACAJUGA

Sejarah Baru, Prabowo Jadi Presiden Aktif Pertama yang Ngajar Perwira Sesko TNI-Polri 

Badan Pengkajian MPR Adakan FGD Cari Solusi Krisis

Kendati demikian, Pengamat Kebijakan Publik Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah menilai aksi bersih-bersih spanduk yang diduga bermuatan politik itu tidak akan menyelesaikan masalah.

Kata dia, pemasangan spanduk di sejumlah masjid di DKI itu hanya sebatas reaksi dari rangkaian gejala sosial yang terjadi beberapa bulan terakhir ini.

“Saya kira itu mencopot spanduk tidak menjawab persoalan. Sebaiknya asbabun nuzul (sebab musab) dari pemasangan spanduk apa? Ini yang harus dicari tahu dulu. Kalau hanya copot-mencopot itu urusan gampang,” kata Amir, Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Harusnya, kata Amir, Pemerintah Provinsi DKI terlebih dahulu berkonsultasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta untuk mendudukkan masalah sekaligus merumuskan bagaimana langkah-langkah yang tepat.

“Biar tidak terkesan memihak kepada paslon tertentu, Plt Gubernur mestinya menggandeng MUI, DMI dan FKUB DKI. Nanti biar ulama yang menjelaskan kepada masyarakat, bahwa mensalatkan jenazah tidak wajib dilaksanakan di masjid. Tetapi bisa juga di rumah,” ujar Amir.

Lebih lanjut Amir juga mengingatkan, bahwa hukum mensholatkan jenazah fardu kifayah. Dalam arti lain kata dia, status hukum dari sebuah aktivitas dalam Islam yang wajib dilakukan, namun bila sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka kewajiban ini gugur.

“Banyak kok kiai dan ulama yang hanya disalatkan di kediamannya, tetapi tetap banyak masyarakat yang datang mensholati,” jelas Amir.

Untuk itu, Amir menyebut, dari sisi agama mestinya masyarakat juga memiliki pemahaman yang utuh soal sholat jenazah agar tidak kesulitan saat anggota keluarganya ada yang meninggal dunia.

“Itu spanduk kan hanya reaksi masyarakat yang merasa keadilannya terganggu, lantaran Polri dianggap berpihak kepada salah satu paslon. Saya kira, tidak ada pilihan lain Polri yang harus berbenah dan bertindak profesional. Jika tidak, nanti kan tinggal dipasang lagi itu spanduk,” papar Amir.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengklaim, spanduk-spanduk berbau SARA tersebut sudah dicopot atas kesadaran warga sendiri.

“Jadi kemarin saja Sabtu sudah dilaporkan 23, sekarang sudah 147 spanduk. (Spanduk red) bukan dicopot oleh Satpol PP saja tapi oleh juga kesadaran warga dan tokoh masyarakat setempat dan juga satpol PP,” ujar Sumarsono di Kantor Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017).

Soni, begitu ia akrab disapa menjelaskan, dalam hal spanduk, pemerintah provinsi (Pemprov) DKI hanya berwenang melakukan penertiban saja. Sementara untuk aspek pidana, otomatis menjadi domain aparat kepolisian, jika memang ditemukan adanya unsur pidana dalam spanduk tersebut.

“Ada dua sisi, buat saya adalah sisi penertibannya, dipasang ya diturunkan, tertib posisi kita, aspek kita. Pidananya ya urusan polisi untuk menyelidiki lebih lanjut dan tentunya mereka tidak tinggal diam, pihak kepolisian tentunya menyelidiki aspek-aspek dari pada pengamanan,” tutur Soni.

Dikatakan Soni, saat akan dilakukan penertiban atas spanduk yang diduga kuat bermuatan politik itu, ada 1-2 orang yang keberatan. Namun dengan pendekatan persuasif, mereka pun akhirnya mengalah.

“Ada satu-dua yang memang ada yang keberatan tapi setelah melalui pendekatan, ternyata sudah bisa dan ini akan terus dilakukan gerakan pencopotan itu,” cerita Soni.

Untuk itu, Soni yang juga Dirjen Otda Kemendagri itu sangat apresiatif dan berterimakasih atas kesadaran warga untuk mencopot spanduk-spanduk berbau SARA tersebut.

“Saya terimakasih sebagai Plt Gubernur DKI, mereka menurunkan sendiri,” tukas Soni.

Penulis: Hasbullah

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Politik

Gerakan Rakyat Kejar Pengakuan Resmi Negara, 38 Provinsi Ditarget Rampung Mei 2026

by SNC 7
14 May 2026

Suaranusantara.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat tengah...

Politik

Megawati Wajibkan Kader PDIP Rapat Rutin dan Buka Layanan untuk Rakyat

by SNC 7
18 April 2026

Suaranusantara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri  mewajibkan...

Megawati Minta Kader PDIP Antisipasi Dampak Geopolitik, Jaga Ekonomi Rakyat

18 April 2026

Kader PDIP Didorong Kuasai Pemikiran Kritis Soekarno dan Turun ke Rakyat

18 April 2026
Guntur Romli PDI Perjuangan bicara soal hasil survei tingkat kepuasan kinerja Presiden RI Prabowo Subianto (instagram @gunromli)

Survei Tingkat Kepuasan Kinerja Prabowo Hampir 80 Persen, PDI Perjuangan Tanggapi Kritis

10 February 2026
Waketum NasDem Saan Mustopa soal dukungan Presiden RI Prabowo Subianto dua periode (Instagram @udin88tv)

Seruan Dukungan Prabowo Dua Periode, NasDem: Nggak Masalah, Tingkat Kepuasan 80 Persen

10 February 2026

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
UU TNI baru digugat ke MK oleh sebanyak tujuh orang mahasiswa UI (foto : setkab.go.id)

Putusan MK Menolak Pemilu Proporsional Tertutup

3 years ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

8 months ago
MotoGP 2024, Emilia Romagna

Jadwal MotoGP 2024 Jepang, Siapa yang Akan Unggul?

2 years ago
Alaves vs Real Madrid

Preview Alaves vs Real Madrid: Misi Kebangkitan Los Blancos di Tengah Tekanan!

1 year ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Lestari Moerdijat: Literasi AI bagi Penyandang Disabilitas Pelaksanaan Amanat Konstitusi
Nasional

Lestari Moerdijat: Literasi AI bagi Penyandang Disabilitas Pelaksanaan Amanat Konstitusi

by Drt
25 May 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa literasi digital dan literasi Artificial IntelIegence (AI) bagi...

Pelayanan Haji di Makkah Dinilai Baik, Tapi Rasa Makanan Jadi Keluhan

25 May 2026

Majelis Etik Ombudsman Lanjutkan Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Etik Hery Susanto

25 May 2026
Ilustrasi kemacetan di Ibu Kota Jakarta, Gubernur Pramono Anung ditantang untuk batasi jam operasional mal (Instagram @insidesurabaya)

Uji Nyali Pramono, DPRD DKI Jakarta Minta Batasi Operasional Mal Demi Cegah Kemacetan dan Hemat BBM

25 May 2026
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa(Instagram @pakpurbayafans)

Purbaya Siap Beraksi Demi Penguatan Rupiah Balik ke Rp 15.000

25 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com