Suaranusantara.com- Pasar smartphone entry-level makin panas di 2025. HP Rp1 jutaan yang dulunya dianggap pas-pasan, sekarang sudah punya fitur mewah seperti layar 120Hz, kamera 108MP, sampai RAM besar. Pilihannya makin banyak, tinggal sesuaikan dengan kantong dan kebutuhan.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Redmi 13X. Ponsel ini mengusung desain berbahan kaca dengan layar IPS LCD 6,79 inci beresolusi Full HD+. Refresh rate 90Hz bikin scrolling terasa lebih mulus.
Dapur pacunya ditenagai MediaTek Helio G91 Ultra, dipadu RAM 8 GB serta memori hingga 256 GB. Kamera utama 108 MP dan baterai 5.030 mAh dengan fast charging 33W menjadi senjata utama. Harga resminya ada di kisaran Rp1,8 jutaan.
Tak kalah menarik, Infinix Hot 50 hadir dengan chipset MediaTek Dimensity 6300 yang cukup kencang di kelasnya. Layarnya berukuran 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz, plus RAM 8 GB yang cukup lega.
Di sektor kamera, tersedia sensor belakang 48 MP + 2 MP, kamera depan 8 MP, serta baterai 5.000 mAh dengan fast charging 18W. Ponsel ini dijual dengan harga mulai Rp1,5 jutaan.
Di kelas sedikit lebih tinggi, ada Infinix Hot 40 Pro yang membawa performa lebih serius. Chipset Helio G99 dipadukan dengan RAM 8 GB yang bisa diperluas hingga 16 GB, serta memori internal 256 GB. Layarnya Full HD+ 120Hz, kamera utamanya 108 MP, kamera depan 32 MP, dan baterai 5.000 mAh dengan fast charging 33W. Ponsel ini dibanderol sekitar Rp1,9 – Rp2 jutaan.
Sementara itu, buat yang mencari opsi paling hemat, Realme Note 50 bisa jadi pilihan. Smartphone ini ditenagai Unisoc T612 dengan RAM 4 GB. Layar 6,74 inci ber-refresh rate 90Hz, kamera utama 13 MP, kamera depan 5 MP, serta baterai 5.000 mAh dengan pengisian daya 10W. Harganya sangat terjangkau, mulai Rp1,2 jutaan saja.
Dengan pilihan yang semakin beragam, konsumen bisa menyesuaikan kebutuhan mereka. Dari yang suka kamera besar seperti Redmi 13X, performa kencang ala Infinix Hot 40 Pro, hingga opsi ramah di kantong seperti Realme Note 50. Semua bisa jadi solusi untuk pelajar, pekerja, maupun pengguna yang mencari perangkat sekunder tanpa harus merogoh kocek dalam.


















Discussion about this post