Suaranusantara.com – Sekretaris Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Justin Adrian Untayana mengatakan kualitas pendidikan di Jakarta masih jauh dari kata baik.
Hal itu sebagaimana tertuang dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta tahun 2023, yang menyebutkan bahwa sebanyak 81% warga Jakarta masih berpendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) ke bawah.
Menurut Justin, kualitas pendidikan Jakarta yang masih dominan menghasilkan lulusan SMA ke bawah itu juga memiliki kaitan dengan kemampuan para pengajarnya.
Data Dinas Pendidikan (Disdik) DKI menunjukkan bahwa hanya 34,29% guru di Jakarta yang lulus uji kompetensi pada tahun 2022.
“Tidak lelah-lelahnya kami mengingatkan bahwa hanya 34,29% guru di Jakarta yang lulus uji kompetensi pada 2022 lalu. Dengan kata lain, tidak lebih dari setengahnya punya kualifikasi untuk memberikan pengajaran bermutu kepada anak-anak kita di sekolah,” kata Justin dalam keterangannya, Rabu (30/7/2025).
“Kondisi ini dapat mengakibatkan para murid mengalami kesulitan saat akan naik ke jenjang pendidikan berikutnya. Bilamana para peserta didik ini tidak mendapatkan pengajaran materi-materi dasar yang baik, tidak heran apabila anak-anak kita kesulitan memahami bahan-bahan pengajaran yang lebih rumit lagi setelah lulus SMA,” tambahnya.
Lebih lanjut, Justin menyoroti soal kurikulum pendidikan di DKI.
Dia menilai, kurikulum yang ada telah usang.
Maka dari itu, dibutuhkan pemutakhiran ulang agar peserta-peserta didik bisa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman sesuai dengan kebutuhan industri di Jakarta.
Jika lembaga pendidikan di Jakarta tidak mampu melakukan pemutakhiran kurikulum, maka tidak menutup kemungkinan bahwa pengangguran akan membludak karena peserta-peserta didiknya kurang kompetitif.
“Risikonya apabila kita tidak segera melakukan pemutakhiran kurikulum adalah para peserta didik menjadi tidak kompetitif. Jika anak-anak kita bermutu rendah, maka akan sulit baginya untuk mendapatkan pekerjaan dan akhirnya pengangguran malah membludak,” tuturnya.


















Discussion about this post