Suaranusantara.com – Kondisi infrastruktur Pasar Sunan Giri di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, kembali menjadi perhatian serius DPRD DKI Jakarta. Dalam Rapat Kerja Komisi C DPRD DKI bersama Perumda Pasar Jaya pada Selasa (13/1/2026), pembahasan tidak hanya menyinggung estetika bangunan, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan pedagang dan pengunjung pasar.
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak, menilai perbaikan yang selama ini dilakukan belum menyentuh persoalan mendasar.
Ia menyoroti langkah pengecatan bangunan pasar yang dinilai tidak sebanding dengan kondisi fisik bangunan yang sudah mengalami kerusakan struktural.
“Apakah di tahun ini tidak ada pengajuan untuk melakukan revitalisasi Pasar Sunan Giri. Kalau di dalam paparan di sini, ini sudah dilakukan pengecatan. Saya sebenarnya kaget juga waktu 2025 saya melihat perkembangan Pasar Sunan Giri,” kata Josephine di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Menurutnya, kondisi plafon di Pasar Sunan Giri, baik di lantai satu maupun lantai dua, sudah berada pada tahap mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan keselamatan. Risiko tersebut dinilai tidak bisa diselesaikan hanya dengan perbaikan kosmetik, melainkan membutuhkan revitalisasi menyeluru
“Karena begini, kok malah dicat bukannya dibangun ulang. Mestinya, ini bukan sekadar dicat ulang. Karena kalau kita masuk ke dalam pasar itu riskan dengan plafon-plafon yang bisa rubuh. Tidak hanya di lantai 1-nya, tapi juga di lantai 2. Plafon itu sudah nggak jelas kondisinya Pak,” ucapnya.
Sorotan DPRD juga mengarah pada kesiapan sistem pengamanan kebakaran di pasar-pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya. Tragedi kebakaran Pasar Kramat Jati disebut sebagai pengingat penting agar pengelolaan pasar tradisional di Jakarta mengedepankan standar keselamatan yang memadai.
“Kedua, apakah semua pasar milik Pasar Jaya sudah punya perlengkapan untuk mengantisipasi kebakaran. Karena, kejadian di Pasar Kramat Jati itu bukan main-main. Jadi, itu mestinya menjadi pelajaran buat kita agar jangan sampai ada lagi pasar yang terkena kebakaran,” tutupnya.
Komisi C DPRD DKI berharap Perumda Pasar Jaya dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan dan sistem keamanan di seluruh pasar, khususnya pasar-pasar dengan tingkat kerawanan tinggi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin keberlangsungan aktivitas ekonomi rakyat tanpa mengorbankan keselamatan jiwa.


















Discussion about this post