Suaranusantara.com – Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Elva Farhi Qolbina, mendorong agar Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) meningkatkan sosialisasi serta edukasi masyarakat terkait bahaya child grooming.
Usulan tersebut disampaikan Elva dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi E DPRD DKI Jakarta, Rabu (21/1/2026).
“Usul saya PPAPP mungkin juga bisa melakukan sosialisasi tentang perawatan anak. Karena hari ini isunya sedang ramai,” kata Elva mengacu pada kasus serupa yang saat ini tengah menjadi perhatian sekaligus kekhawatiran masyarakat.
Ia menjelaskan, hubungan antara anak dengan orang dewasa yang memiliki perbedaan usia yang terlalu jauh dapat menjadi salah satu indikasi terjadinya child grooming.
“Biasanya ketika seorang anak memiliki hubungan dengan orang dewasa yang perbedaan usianya terlalu jauh, hal tersebut dapat menjadi salah satu indikasi adanya manipulasi dari pihak orang dewasa terhadap anak dan berpotensi membuat sang anak menjadi korban child grooming” jelasnya.
Elva berharap Dinas PPAPP dapat memperkuat program pencegahan melalui edukasi yang menyasar orang tua, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan serta perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.
Selain itu, Elva juga menyampaikan tentang penanganan kasus kekerasan seksual oleh aparat penegak hukum di DKI Jakarta.
Ia mencontohkan adanya laporan dari warga terkait sikap aparat kepolisian yang dinilai tidak empatik saat menangani korban yang licik.
“Karena di salah satu Polres, petugas kepolisian ini ketika ada korban merencanakan itu pertanyaannya sangat nirempati dan tidak pantas,” tegas Elva menceritakan pengalaman salah satu warga yang mengadu kepadanya.
Oleh karena itu, ia menyaring sejauh mana kerja sama Dinas PPAPP dengan aparat penegak hukum, khususnya dalam memberikan sosialisasi dan pembekalan terkait penanganan kasus kekerasan seksual yang berperspektif korban.


















Discussion about this post