Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Daerah

Amolisi Gulo Bangun Desa Akhelauwe Melalui Peran Aktif Masyarakat

Suara Nusantara by Suara Nusantara
31 January 2018
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
A A
Sekda Nias menyerahkan trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan Juara I Lomba Desa se-Kabupaten Nias kepada Kepala Desa Akhelauwe, Amolisi Gulo (Foto: Istimewa)

Sekda Nias menyerahkan trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan Juara I Lomba Desa se-Kabupaten Nias kepada Kepala Desa Akhelauwe, Amolisi Gulo (Foto: Istimewa)

4
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Sekda Nias menyerahkan trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan Juara I Lomba Desa se-Kabupaten Nias kepada Kepala Desa Akhelauwe, Amolisi Gulo (Foto: Istimewa)

Nias-SuaraNusantara

Desa Akhelauwe adalah salah satu desa di wilayah Kecamatan Gido Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara. Desa yang berada di sebelah selatan ibu kota kecamatan ini memiliki kondisi geografis daratan tinggi dengan luas wilayah 5,38 km2.

Sesuai pendataan tahun 2017, penduduk Desa Akhelauwe berjumlah  597 jiwa, terdiri dari 128 kepala keluarga, dengan jumlah laki-laki 300 orang dan perempuan 297 orang.

BACAJUGA

Teddy Minahasa Sang Jenderal dengan Harta yang Melimpah

Foto Lawas Ferdy Sambo Beredar, Pantas Putri Kepincut

Status desa terisolir melekat sejak desa ini ditetapkan menjadi sebuah desa pada tahun 1983. Selama bertahun-tahun Desa Akhelauwe identik dengan buruknya infrastruktur, miskin, rawan kejahatan, tak dapat dijangkau oleh kendaraan, penerangan lampu listrik dan akses jaringan komunikasi seluler serta fasilitas publik yang belum terbangun adalah sebuah gambaran keterisoliran.

Peristiwa bencana gempa di Pulau Nias pada tahun 2005 sedikitnya membawa berkat bagi peningkatan pembangunan di Desa Akhelauwe, melalui Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD –Nias dan kerjasama dengan NGO Internasional terbangunlah jembatan gantung sungai Gido yang menghubungkan Desa Akhelauwe dengan desa tetangga, namun hal tersebut tidak serta merta menjawab impian masyarakatnya lepas dari keterisoliran.

Satu tahun pasca gempa, melalui pemilihan kepala desa pada 2006, Amolisi Gulo terpilih sebagai Kepala Desa Akhelauwe dan hadir membawa perubahan untuk desa yang selama bertahun-tahun terpuruk akan keterbatasan akses dan rawan kejahatan.

Mengatasi kondisi demikian, Amolisi Gulo dengan melibatkan unsur tokoh bersama-sama menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh desanya, dimulai dari tahapan penyadaran akan pentingnya menjaga ketentraman dan ketertiban desa melalui pendekatan kegiatan kerohanian dan kegiatan kepemudaan.

Berbagai kegiatan pembangunan diperjuangkan, baik yang bersumber dari APBD, dari pihak ketiga serta melalui program PNPM Mandiri.

Usaha dan upaya tersebut berbuah dengan terbangunnya infrastruktur umum seperti jalan desa, balai pertemuan, sarana dan prasara air bersih dan peningkatan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat.

Jembatan Gantung Desa Akhelauwe (Foto: Istimewa)

Pasca Lahirnya Undang-undang Tentang Desa

Melalui Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Amolisi dan masyarakatnya bahu-membahu dengan semangat gotong royong membangun desanya.

Program Nawa Cita Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla membangun dari pinggiran, baginya adalah sebuah kesempatan emas untuk melepas desanya dari keterisoliran.

Tiga tahun implementasi Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa telah cukup membantu percepatan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan di desa yang ia pimpin selama beberapa tahun selain program pembangunan antar sektoral.

Musyawarah untuk mufakat adalah dasar dari segala kebijakan yang dijalankan melalui roda pemerintahan desa guna mencapai cita-cita bersama sebagaimana slogan yang ditanamkan dalam sanubari masyarakat desa Akhelauwe, “Akhelauwe Berdaya, Akhelauwe Gotong Royong”.

Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong adalah perekat bagi pemerintah dan masyarakat Desa Akhelauwe yang membuahkan hasil yang dapat dinikmati bersama, meskipun jaringan listrik negara belum dapat dinikmati, namun atas upaya dan perhatian Pemerintah Kabupaten Nias, seluruh rumah tangga telah memiliki pembangkit listrik tenaga surya.

Lahirnya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, membuka ruang besar bagi Desa Akhelauwe untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan adanya Dana Desa terbuka peluang besar bagi masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam menyampaikan gagasan pembangunan dan peningkatan sumber daya alam serta sumber daya manusia.

Pembangunan di Desa Akhelauwe (Foto: Istimewa)

Menepis prasangka dan praduga dalam pengelolaan APBDes, pemerintah desa menerapkan revolusi mental dalam hal pengelolaan keuangan desa dimana dalam tahapan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi mengutamakan prinsip transparansi dan akuntabilitas sehingga berbagai manfaat penggunaan dana desa dapat dirasakan seluruh masyarakat.

Dalam menjalankan roda pemerintahan, bagi Amolisi Gulo dibutuhkan perencanaan dan arah kebijakan pemerintahan yang baik, untuk mewujudkan hal tersebut. “Salah satu tahap  yang dilaksanakan adalah penataan dokumen perencanaan desa,” katanya suatu ketika.

Sebelum adanya Undang-undang tentang Desa, dokumen perencanaan pembangunan di Desa Akhelauwe masih belum sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tentang Pedoman Pembangunan Desa, melalui tahapan-tahapan yang telah ditetapkan dalam regulasi tersebut dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) ditata kembali untuk diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan nasional dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Nias serta sesuai dengan gagasan dusun dan kelompok masyarakat serta ditetapkan melalui Peraturan Desa.

Untuk menjalankan perencanaan pembangunan tersebut, penataan Organisasi dan Tata Cara Pemerintah Desa sebagai mana diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Nias Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa Di Kabupaten Nias adalah hal terpenting bagi Kepala Desa Akhelauwe dengan melaksanakan penataan perangkat desa sesuai dengan tata cara dan juknis yang ditetapkan dalam Peraturan Bupati Nias Nomor 71 Tahun 2016 tentang Mekanisme Penjaringan dan Penyaringan Atau Seleksi Calon Perangkat Desa Di Kabupaten Nias, sehingga terjaringnya perangkat desa yang memiliki sumber daya manusia yang mumpuni dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Guna mewujudkan pelayanan yang baik serta memenuhi kebutuhan masyarakat, melalui pemanfaatan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa, pemerintah desa memberi penguatan agar jalannya penyelenggaran urusan pemerintahan dengan tersedianya fasilitas prasarana kantor serta penghasilan tetap bagi kepala desa dan perangkatnya.

Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa dan Perangkat Desa (Foto: Istimewa)

Melalui sumber APBDes Tahun Anggaran 2017, Pemerintah Desa Akhelauwe melakukan kegiatan ‘Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa dan Perangkat Desa serta Penguatan Kelembagaan Badan Permusyawaran Desa (BPD)’.

Badan Permusyawaratan Desa sebagai mitra dan juga berfungsi mengawasi kinerja kepala desa adalah sebuah wadah dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, yang dapat mengimbangi serta memberi kontrol sosial bagi pelaku-pelaku di desa untuk tidak menyalahgunakan pelaksanaan APBDes.

Masalah akses dan jarak menuju fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Rumah Sakit Umum adalah sebuah kendala yang selama ini dialami oleh masyarakat Desa Akhelauwe, namun dengan adanya dukungan dana desa kegiatan Poskesdes dan Posyandu yang dibantu oleh bidan desa yang aktif melakukan penyuluhan pencegahan penyakit serta memberi pelayanan kesehatan dasar kepada balita, anak serta ibu hamil dapat berjalan dengan baik dan berhasil menekan angka kematian ibu hamil, bayi balita serta masalah gizi buruk di sana.

Generasi cemerlang yang membawa dan mewujudkan Desa Akhelauwe yang mandiri juga dipersiapkannya melalui kegiatan fasilitasi pendidikan dasar Pendidikan Usia dini atau PAUD, tak hanya itu pembinaan kelompok remaja dan upaya pemenuhan hak-hak anak juga tak terlupakan olehnya melalui pembentukan dan pendampingan Forum Anak Desa.

Potret pelayanan kesehatan di Desa Akhelauwe (Foto: Istimewa)

Prioritaskan Pembangunan Poros Desa

Terobosan dan prinsip Kepala Desa Akhelauwe yang terus berjuang untuk kemajuan desanya semakin meyakininya dengan sebuah program Dana Desa yang dikucurkan pemerintah setiap tahunnya untuk peningkatan infrastruktur dasar.

Tak tanggung-tanggung, selama 3 tahun anggaran Dana Desa Akhelauwe digelontorkan untuk pembangunan akses utama menuju desa tersebut dan akses yang menghubungkan dusun, dengan harapan di tahun 2018 akses transportasi menuju desa dapat selesai dan dilalui kendaraan roda empat.

Selain pembangunan infrastruktur, Amolisi Gulo sadar betul bahwa kedaulatan dan kemandirian di bidang perekomian tidak akan datang begitu saja tanpa dimulai dari masyarakat itu sendiri. Jauh sebelumnya dengan kepemimpinan dan keteladanannya melalui pemberdayaan kelompok serta jejaring kerjasama yang terus dikembangkan telah dirintis sebuah kelompok simpan pinjam yang kini memiliki aset puluhan juta yang dapat membantu roda perekonomian desa.

Giat ekonomi kreatif dalam hal pemanfaatan barang-barang bekas serta memaksimalkan potensi desa juga digairahkan melalui kelompok perajin utamanya melalui kegiatan PKK.

Penguatan serta penyadaran masyarakat akan pentingnya ketentraman dan ketertiban desa terus dilakukan melalui kegiatan pembinaan kerohanian dan pembinaan lembaga adat

Desa Akhelauwe Cepat Berkembang

Perencanaan dan pengelolaan keuangan desa secara partisipatif, transparansi dan akuntabel serta upaya percepatan pembangunan desa mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Nias dengan ditetapkan Desa Akhelauwe sebagai Juara satu lomba desa tingkat Kabupaten Nias tahun 2017.

Berbagai prestasi dan penghargaan yang telah diraih, bagi Kepala Desa Akhelauwe, hal itu bukanlah sebuah indikator keberhasilan namun sebagai motivasi untuk meraih kesuksesan mewujudkan Desa Akhelauwe yang mandiri, berbudaya, berakhlak mulia dan berperan aktif dalam pembangunan desa.

Kontributor: Berkati Ndraha                                                                                         

Tags: Sosok
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Patroli Brimob di Bekasi: Amankan Remaja Diduga Menyalahgunakan Obat Terlarang
Daerah

Patroli Brimob di Bekasi: Amankan Remaja Diduga Menyalahgunakan Obat Terlarang

by snc12
16 June 2026

Suaranusantara.com - Di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, Batalion D Pelopor...

foto: ilustrasi kebakaran
Daerah

Ditinggal Pemilik, Rumah Toko Sparepart Motor di Citeureup Bogor Hangus Terbakar

by snc12
16 June 2026

Suaranusantara.com - Kebakaran hebat, satu unit rumah sekaligus toko...

Pramono Buka Peluang Investasi Singapura untuk Proyek MRT Jakarta Fase 3-4

16 June 2026

SPMB 2026 Dibuka! Pemprov DKI Siapkan 245.980 Kursi untuk Murid Baru

15 June 2026

Hadiri WCS 2026 di Singapura, Pramono Buka Peluang Investasi Hijau untuk Jakarta

15 June 2026

Kabar Duka! Peserta BTN JAKIM 2026 Meninggal Dunia Saat Lomba

15 June 2026

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Manu Kone
Olahraga

Manfaatkan Situasi AS Roma! Taktik Cerdik Arteta Segera Daratkan Manu Kone ke Emirates

by snc 14
16 June 2026

Suaranusantara.com - Gelandang tim nasional Prancis, Manu Kone, menjadi slah satu nama yang kini berada di baris...

Prancis vs Senegal

Prediksi Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026: Memori Kelam Kelam Bayangi Laga!

16 June 2026
Viral di Medsos, Genset Sound Horeg di Pasucen Pati Terbakar Jelang Kirab Budaya

Viral di Medsos, Genset Sound Horeg di Pasucen Pati Terbakar Jelang Kirab Budaya

16 June 2026
Mahasiswa UBK saat berdialog dengan Wapres RI Gibran Rakabuming Raka (Instagram @menjadimanusia.id)

Warning dari UBK! Mahasiswa Beri Wapres Gibran Batas Waktu 5×24 Jam Antar 6 Tuntutan ke Prabowo, Jika Tidak Maka…

16 June 2026
Momen Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier tiba di Istana disambut Presiden RI Prabowo Subianto, Senin 15 Juni 2026 (Instagram @prabowo)

Jauh-jauh dari Jerman Temui Prabowo, Steinmeier Beberkan Alasannya

16 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com