Pandeglang – Bupati Pandeglang Irna Narulita melakukan mutasi, rotasi dan promosi ratusan pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang, Jumat (15/2/2019). Ada sebanyak 184 yang terdiri dari eselon II, III dan IV.
Ada tiga pejabat yang mendapatkan promosi menjadi eselon II, diantaranya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asep Rahmat menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Tatang Muhtasar menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbdud) Agus Makdum menjabat sebagai Kepala Administrasi Perekonomian Setda.
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengatakan, selain melantik tiga pejabat eselon II, Pemkab juga menggeser pejabat tinggi pratama lainnya, yakni Agus Sumardani yang kini ditunjukkan sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
“Sebelumnya yang bersangkutan menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip. Sekitar 30 pejabat eselon III juga dimutasi. Sedangkan sisanya adalah pejabat eselon IV,” sebutnya.
Fahmi mengatakan, pelantikan ini adalah hal yang biasa, karena bagian dari kehidupan organisasi. Maka dari itu dia berpesan agar pejabat yang dilantik menjalankan tugasnya dengan baik.
“Mereka harus bisa menunjukan sebagai pelayan yang baik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat,” pintanya.
Sementara, Bupati Irna mengaku selalu menegaskan kepada jajaranya, jika ada pejabat yang tidak bisa melakukan lompatan kerja, maka mati dengan sendirinya.
“Saya sampaikan kepada bapak ibu sekalian, beberapa kali dalam pelantikan yang tidak bisa mengikuti gerbong perubahan, mati dengan sendirinya. Kami ingin melakukan lompatan besar,” kata Irna.
Mantan anggota DPR RI ini meminta kepada pejabat eselon II yang baru saja dilantik jangan terlalu euforia yang begitu berlebihan. Dia menerangkan, tahun depan sudah kembali memasuki tahapan Pemilu Kepala Daerah. Sehingga sebelum disibukkan dengan agenda politik, Irna mengingatkan pejabatnya agar menunjukkan kinerja yang optimal.
“Jangan banyak bicara, lakukan dengan kinerja. Karena publik bisa menilai hasil kerja kita,” pesan dia.
Bupati menambahkan, beberapa prestasi yang sudah diraih seperti predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dan SAKIP dengan capaian yang baik, diminta untuk ditingkatkan kembali.
“Harus kita syukuri, penyempurnaan, dan memperkaya khasanah keilmuan dalam rangka tempat yang baru,” imbuhnya.
Irna melanjutkan, pelantikan ini bukanlah yang terakhir. Karena dia menyebut, bulan Agustus mendatang pelantikan serupa akan kembali dilakukan. Mengingat masih banyak jabatan yang belum terisi. Sekaligus evaluasi dari pelantikan yang dilakukan saat ini.
“Kedepan berharap organisasi yang sekarang ini, harus bisa berjalan dengan lebih baik. Ini bukan pelatikan yang terakhir, karena masih banyak yang kosong. Tetapi, mereka bisa menduduki jabatan yang kosong ini nanti dibulan Agustus,” tandas Irna. (aep/aul)

















Discussion about this post