Suaranusantara.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan menggelar retreat atau pembekalan kepala daerah terpilih di Pilkada 2024 dalam dua gelombang.
“Kelihatannya yang sudah pasti itu dua gelombang retreatnya,” kata Bima, Kamis (30/1/2025).
Dia mengatakan, retreat gelombang pertama akan dilaksanakan usai pelantikan kepala daerah terpilih yang hasil suara Pilkada tak digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sementara gelombang kedua retreat akan dilaksanakan bagi kepala daerah yang hasil Pilkadanya digugat, namun pada putusan dismissal di tolak oleh MK.
“Yang tidak ada gugatan di MK, maka akan dilantik tanggal 6, dan akan retreat setelah itu,” ujarnya.
“Gelombang kedua adalah yang dismissal, artinya yang menggugat, tapi juga kan ditolak MK, nah yang kedua ini akan juga dilakukan pembekalan,” tambah Bima Arya.
Lalu terkait kepala daerah yang digugat, namun nanti dalam putusannya MK memerintahkan untuk pemungutan suara ulang (PSU), Bima Arya mengaku belum mengetahuinya.
Dia mengatakan, kasus ini belum memilik kejelasan apakah akan ada retreat selanjutnya atau tidak.
“Tetapi yang setelah itu kan nggak pasti, yang setelah itu kalau ditentukan Pilkada ulang, pemungutan suara ulang, waktunya tidak pasti. Nah, ini yang belum tentu dilakukan pembekalan secara serentak,” tuturnya.


















Discussion about this post