Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Revisi UU TNI, Komnas HAM: Berisiko Kembalikan Praktik Bertentangan dengan Asas Demokrasi

Feri Spt by Feri Spt
19 March 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Revisi UU TNI sepakat akan dibawa ke rapat paripurna Kamis 20 Maret 2025 (instagram @dpr_ri)

Revisi UU TNI sepakat akan dibawa ke rapat paripurna Kamis 20 Maret 2025 (instagram @dpr_ri)

3
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Revisi UU TNI terus mendapat kritikan dari berbagai pihak, salah satunya seperti Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Komnas HAM mengkritik revisi UU TNI Nomor 34 Tahun 2004 yang disebut sangat minim melibatkan publik dan tanpa ada evaluasi keseluruhan.

Melalui Wakil Ketua Bidang Eksternal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Abdul Haris Semendawai, pihaknya mengatakan demikian lantaran berdasarkan kajianĀ Komnas HAMĀ terhadap penyusunan revisi UU TNI.

BACAJUGA

Revisi UU HAM Harus Perjelas Kewenangan dan Perkuat Perlindungan Hak Asasi

Komnas HAM Temukan Adanya Pelanggaran HAM di MBG, Rieke Diah Pitaloka Desak Prabowo Rombak Total Program

ā€œAbsennya evaluasi menyeluruh atas implementasi Undang-Undang TNI yang berlaku saat ini menghambat identifikasi kebutuhan perubahan yang benar-benar mendesak dan relevan,ā€ kata Haris saat konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Maret 2025.

Bukan cuma tanpa adanya evaluasi menyeluruh tapi juga minim dalam melibatkan publik dalam membahas revisi UU TNI.

Maka dari itu, menurut Haris hal ini terihat seperti kurang adanya transparansi dalam membahas revisi UU TNI.

Dengan kurangnya transparansi, menurut Haris maka bertentangan dengan prinsip pembentukan perundang-undangan yang demokratis dan berbasis HAM sebagaimana diatur dalam Pasal 96 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

ā€œTanpa evaluasi menyeluruh dan keterlibatan publik yang bermakna, perubahan ini berisiko mengembalikan praktik yang bertentangan dengan asas pemerintahan yang berdasarkan demokrasi danĀ rule of law,ā€ katanya.

Dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Komisi I DPR bersama pemerintah yang digelar di hotel Fairmont Jakarta Pusat sejak Jumat siang 14 Maret 2025 hingga Sabtu dini hari 15 Maret 2025 digeruduk oleh Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

KontraS menilai rapat Panja pembahasan revisi UU TNI dilakukan secara diam-diam dan tidak disiarkan ke publik.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco pun angkat bicara dan membantah hal tersebut.

Kata Dasco rapat digelar secara terbuka dan turut melibatkan publik dalam pembahasan revisi UU TNI.

ā€œSaya pikir karena itu terbuka, kalau seandainya dari teman-teman NGO, ada yang ingin memberikan masukan, kemudian memberikan pernyataan atau sikap resmi untuk ikut, saya pikir kemarin enggak ada masalah. Nah cuma pada waktu mendatangi hotelnya kan itu tidak memberitahukan. Dan kemudian kalau ada insiden itu ada di luar kekuasaan yang sedang membahas, karena kita tidak tahu,ā€ kata Dasco di Kompleks Parlemen DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, 17 Maret 2025.

Akan tetapi pernyataan Dasco itu ditepis oleh Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur.

Muhamad Isnur mengatakan rapat yang digelar di hotel mewah Fairmont itu sesuatu yang janggal. Terlebih di tengah Presiden RI Prabowo Subianto menggalakan efisiensi anggaran.

Rapat pun digelar tanpa adanya siaran sehingga publik tidak dapat mengetahui isi pembahasan pada revisi UU TNI.

Walau menuai kritikan, revisi UU TNI telah disepakati dibawa ke rapat paripurna pada besok Kamis 20 Maret 2025 dan akan disahkan menjadi Undang-Undang.

Kesepakatan itu lahir dari persetujuan rapat pleno delapan fraksi yang digelar kemarin Selasa 18 Maret 2025.

“Selanjutnya saya mohon persetujuannya apakah revisi RUU tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI dapat kami setujui untuk selanjutnya dibawa pada pembicaraan tingkat II dalam rapat paripurna untuk disetujui,” kata Utut dalam rapat di Kompleks Parlemen Senayan pada Selasa, 18 Maret 2025.

Tags: EvaluasiKomnas HAMRapat ParipurnaRevisi UU TNI
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Sidak lapas IIA Cibinong Jawa Barat oleh Komisi XIII DPR RI (Dok suaranusantara.com)
Nasional

Komisi XIII DPR RI Sidak Lapas IIA Cibinong, Perintahkan Petugas Kosongkan Klaster Mewah: Barang-barang Dikeluarkan

by Feri Spt
30 September 2026

Suaranusantara.com- Komisi XIII DPR RI pada Rabu 30 September...

Pertamax bakal melejit sampai Rp 18-20 ribu (Instagram @info.baleendah)
Nasional

Pemerintah Wanti-wanti, Pertamax Cs Bakal Naik Lagi Ikuti Harga Minyak Dunia

by Feri Spt
30 September 2026

Suaranusantara.com- Pemerintah melalui Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral...

Ketua DPP PDI Perjuang Said Abdullah bicara soal pertemuan lanjutan antara Presiden Prabowo dan Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri (Instagram @pinterpolitik)

PDI Perjuangan Bicara Soal Pertemuan Lanjutan Prabowo dan Megawati Soekarnoputri: Kemungkinan 17 Oktober Pas Ulang Tahun Presiden

30 September 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani bicara soal hilangnya 5 wartawan di Gunung Anak Krakatau (Instagram @ruangrepublik.id)

Jokowi Pamer KTA PSI Resmi Jadi Anggota, Puan Maharani: Alhamdulilah, Selamat!

30 September 2026
Momen Presiden Prabowo takziah ke Megawati Soekarnoputri atas wafatnya Guruh Sukarnoputra (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo dan Megawati Soekarnoputri Dikabarkan Akan Bertemu Lagi, Puan Maharani Atur Jadwal Makan Nasi Goreng Bareng

30 September 2026
Ilustrasi Kopdes Merah Putih (Instagram @info.babat)

Kemenkop Bantah Soal Calon Manajer Kopdes Merah Putih Pilih Mundur Usai Penempatan Tak Sesuai Domisili

30 September 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

7 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

7 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

7 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

7 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

7 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

LPS pertahankan tingkat bunga penjaminan (dok Suaranusantara.com)
Ekonomi

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan: Menjaga Kepercayaan Masyarakat, Dukung Stabilitas Sistem Keuangan

by Feri Spt
30 September 2026

Suaranusantara.com- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Rapat Dewan Komisioner (RDK) yang digelar Senin 28 September 2026 memutuskan...

Ipda Purnomo Polisi Baik tutup akun YouTube (Instagram @mr.aji.annawiy)

Sedih! Ipda Purnomo Polisi Baik Pilih Tutup Akun YouTube, Penghasilan Dibuat Bantu ODGJ Malah Jadi Buruan Pajak

30 September 2026
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) minta calon manajer terima keputusan penempatan (Instagram @zhulfakar)

Ramai Keluhan Soal Penempatan Tak Sesuai Domisili, Zulhas Minta Calon Manajer Kopdes Merah Putih Terima Keputusan

30 September 2026
Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota (Instagram @bung.joaomota)

Bukan Kaleng-kaleng! Transaksi Kopdes Merah Putih Tembus Rp 31 Miliar

30 September 2026
Johan Rosihan bicara soal ancaman Cs-137

Johan Rosihan: APBN 2027 Harus Terasa Manfaatnya sampai ke Seluruh Rakyat

29 September 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

Ā© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

Ā 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com