Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Mengapa Hari Kartini Identik dengan Kebaya? Ini Sejarahnya

Drt by Drt
21 April 2025
in Nasional
Reading Time: 1 min read
A A
Hari Kartini (Dok ist)

Hari Kartini (Dok ist)

2
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Di balik keanggunan kebaya yang dikenakan banyak perempuan hari ini, tersimpan jejak sejarah yang panjang. Dari Majapahit hingga Kartini, busana ini terus mengalami transformasi. Tapi kenapa kebaya begitu identik dengan Hari Kartini dan bukan simbol lainnya?

Tradisi berkebaya pada Hari Kartini memang telah menjadi bagian dari budaya populer. Di banyak institusi pendidikan, siswi diminta mengenakan kebaya sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh emansipasi perempuan ini. Begitu pula di lingkungan kerja formal, perempuan tampil anggun dalam balutan kebaya, yang dianggap merepresentasikan sosok Kartini.

Meski demikian, tradisi ini tak lepas dari pertanyaan. Banyak pihak mulai mempertanyakan, mengapa kebaya menjadi simbol utama dalam memperingati Hari Kartini? Bukankah yang diperjuangkan oleh RA Kartini bukan soal busana, melainkan tentang kesetaraan hak perempuan dalam pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sosial?

BACAJUGA

Dari Suara ke Makna: Perempuan dan Warisan Kartini di Era Digital

1 Agustus 2025 Memperingati Hari Apa? Dari Peringatan Kanker Paru hingga Hari Bir Internasional

Jawabannya ternyata terletak pada sejarah panjang kebaya itu sendiri. Kebaya diyakini sudah hadir di Nusantara sejak era Kerajaan Majapahit. Nama “kebaya” sendiri diperkirakan berasal dari kata Arab “abaya”, dan baru dikenal luas pada abad ke-12 hingga ke-14. Selama berabad-abad, kebaya berkembang mengikuti pengaruh budaya yang datang dari luar negeri, namun tetap memiliki ciri khas lokal yang kuat.

RA Kartini sendiri dikenal sering mengenakan kebaya dalam kesehariannya. Gaya busana yang ia pilih bukan hanya soal estetika, tapi juga mencerminkan karakternya—anggun, lembut, dan kuat. Kebaya yang melekat pada dirinya bahkan sampai dijuluki “kebaya Kartini”, yang ditandai dengan potongan panjang, rapi, dan elegan, tanpa memperlihatkan lekuk tubuh secara berlebihan. Bentuk ini dianggap ideal sebagai simbol kekuatan dalam kelembutan.

Tradisi mengenakan kebaya setiap 21 April sebenarnya baru populer sejak masa Orde Baru. Pemerintah saat itu mendorong perempuan untuk mengenakan kebaya khas Kartini sebagai bentuk peringatan nasional—simbolisasi kepribadian perempuan Indonesia yang kuat namun tetap anggun.

Kini, kebaya tak hanya dipandang sebagai warisan budaya semata, tetapi juga telah mendapatkan pengakuan dunia. Pada tahun 2024 lalu, kebaya resmi masuk dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO, mempertegas posisinya sebagai ikon penting dalam sejarah dan identitas budaya Indonesia.

Meski mengenakan kebaya menjadi tradisi yang indah dan bermakna, penting juga untuk tidak melupakan esensi utama dari Hari Kartini itu sendiri—yakni perjuangan untuk kesetaraan hak perempuan. Peringatan ini seharusnya juga menjadi pengingat bahwa warisan terbesar Kartini bukanlah kain, melainkan semangat perubahan.

 

Tags: Hari KartiniKebayaSejarah
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

Perpres ILO 188 Resmi Diteken, Nasib Nelayan Siap Berubah

by SNC 7
1 May 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Presiden...

Nasional

Prabowo Instruksikan Percepatan RUU Ketenagakerjaan, Target Selesai 2026

by SNC 7
1 May 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan penyelesaian Rancangan...

Prabowo Pastikan Potongan Ojol Dipangkas Jadi di Bawah 10 Persen

1 May 2026

Prabowo: UU PPRT Jadi Sejarah Baru Perlindungan Pekerja di Indonesia

1 May 2026

Hadiri May Day, Prabowo Tegaskan Komitmen Bela Kepentingan Rakyat

1 May 2026
Marinus Gea (Foto Suaranusantara)

Marinus Gea: Jadi Aktivis HAM Tidak Perlu Minta Izin dari Negara

1 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago
Kabid Perparkiran Dishub Lebak, Asep Topik.(Def)

Tahun Ini, Target PAD Retribusi Parkir di Lebak Rp 407 Juta

3 years ago
Ilustrasi Tilang Manual

Mulai Hari Ini, Tilang Manual Kembali Di Berlakukan Di Wilayah Polres Tangerang Kota

3 years ago
Kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara IV Jakarta Selatan didatangi sejumlah calon menteri ada 35 orang hingga petang ini (instagram @netizenindonesiaid)

Penuhi Undangan Prabowo, hingga Petang Ini Sudah Ada 35 Calon Menteri yang Hadir di Kertanegara, Berikut Daftar Nama-namanya

2 years ago
Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

7 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Nasional

Keamanan Penerbangan Haji 2026 Diperketat, Kemenhub Siapkan Regulasi Khusus

by SNC 7
30 April 2026

Suaranusantara.com – Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan, Capt. Sigit Hani Hadiyanto, mengungkapkan kesiapan sektor keamanan penerbangan dalam...

Braga vs Freiburg

Prediksi Braga vs Freiburg: Duel Sengit Menuju Final Istanbul, Siapa Lebih Tangguh?

30 April 2026
Nottingham Forest vs Aston Villa

Prediksi Nottingham Forest vs Aston Villa: Duel Klasik Inggris Berebut Tiket Final Istanbul!

30 April 2026

Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi

30 April 2026
Lestari Moerdijat saat hadiri acara BRIN

Lestari Moerdijat: Dorong Pemanfaatan Hasil Riset dan Inovasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

30 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com