Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Didesak Minta Maaf Soal Pernyataan Tidak Ada Kasus Pemerkosaan Massal 1998, Fadli Zon Bilang Begini

Feri Spt by Feri Spt
3 July 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Menbuh Fadli Zon sebut 40 toko termasuk Soeharto memenuhi syarat jadi pahlawan nasional (instagram @fadlizon)

Menbuh Fadli Zon sebut 40 toko termasuk Soeharto memenuhi syarat jadi pahlawan nasional (instagram @fadlizon)

4
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Kemarin Rabu 2 Juli 2025 di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta digelar rapat antara Komisi X bersama Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon.

Di mana dalam rapat itu, membahas soal penulisan sejarah Indonesia. Fadli Zon sebelumnya mengatakan bahwa pada tragedi 1998 tidak ada terjadi kasus pemerkosaan massal.

Alhasil dalam rapat tersebut, Fadli Zon didesak oleh Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mercy Chriesty Barends.

BACAJUGA

Prabowo Mengaku Tahu Pemodal di Balik Aksi Demo, PDI Perjuangan: Tak Sulit Bagi Presiden Mengetahuinya

PSI Koar-koar Prabowo-Gibran Dua Periode, PDI Perjuangan Bilang Begini

Hal ini bermula ketika Mercy mengaku ikut mendata kasus kekerasan seksual saat itu.

“Kenapa begitu berat menerima ini? Ini kalau saya bicara ini, kita sakit, Pak. Saya termasuk bagian juga yang ikut mendata. Itu testimoni, testimoni sangat menyakitkan. Kita bawa itu testimoni dalam desingan peluru,” ujarnya pada Rabu 2 Juli 2025.

Mercy pun mencecar terus Fadly Zon dalam rapat DPR tersebut.

“Aduh, Bapak bicara dari tadi itu, saya itu menahan, sangat menahan, dan bukan cuma kasus kekerasan ’98, Bapak bilang TSM, Bapak bilang tidak terima yang massal. Pak, kebetulan sebagian besar itu satu etnis yang kita tidak ingin membuka sejarah kelam, itu satu etnis. Kalau dia sporadis, bisa siapa saja satu etnis,” sambungnya.

Mercy mengatakan, saat kejadian tersebut, baik dirinya maupun teman-temannya yang lain tak bisa tertidur nyenyak.

Maka dari itu, Mercy pun mendesak agar Fadly Zon segera meminta maaf.

“Bapak bisa baca itu testimoni yang kami bawa. Ini minta maaf kali sangat terganggu, apa susahnya menyampaikan. Satu kasus saja sudah banyak, lebih dari satu kasus. Manusiawi, minta maaf!” ujar Mercy.

Fadli Zon pun menyampaikan permintaan maafnya. Dia mengaku mengecam segala bentuk kekerasan yang ada.

“Saya minta maaf, kalau ini terkait dengan insensitivitas, dianggap insensitif, tapi saya sekali lagi dalam posisi yang mengutuk dan mengecam itu juga, dan ini tidak ada hubungan dengan kasus-kasus yang lain ya, karena maksud saya di Maluku atau di Aceh, saya tidak tahu,” jelasnya.

Fadly dalam pernyataannya mengutuk keras kasus seperti itu dan mengecam segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.

“Tapi jelas, kita semua mengutuk hal-hal yang semacam itu dan mengecam segala macam kekerasan terhadap perempuan itu. Saya kira dalam posisi yang sama sekali tidak berbeda dalam soal hal-hal itu,” sambung dia.

Namun dia mengatakan, jika terdapat perbedaan pendapat, hal itu merupakan pendapat pribadinya.

Menurutnya, perlu data lebih akurat lagi untuk menarasikan adanya pemerkosaan massal. Sebab, dia mengatakan diksi ‘massal’ sangat identik dengan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

“Cuma secara spesifik tadi kalau ada sedikit perbedaan pendapat terkait dengan diksi itu (massal), yang menurut saya itu pendapat pribadi ya,” ujarnya.

Fady mengatakan kemungkinan pihaknya akan melakukan dokumentasi secara teliti.

“Yang mungkin kita bisa dokumentasikan secara lebih teliti lagi ke depan ini adalah hal-hal yang mungkin bagian dari ya perbedaan-perbedaan data, atau pendapat yang perlu kita lebih akurat lagi ke depan, untuk mendatanya,” sambungnya

Sebab, kata dia, pemerkosaan massal itu sulit dibuktikan secara hukum lantaran tak ada pelaku. Dia menegaskan tak ada upaya untuk mereduksi kasus tersebut.

“Saya kira tidak ada maksud-maksud lain, dan tidak ada kepentingan sebenarnya dalam hal ini untuk mereduksi, kalau itu sudah menjadi sebuah kenyataan-kenyataan, apalagi ada dukungan dengan hukum,” jelasnya.

Fadly menjelaskan bahwa pelaku kekerasan terhadap perempuan harusnya saat ini bisa dihukum, itu pun kalo bisa ditelusuri jejak pelaku.

“Orang-orang pelaku yang semacam itu sampai sekarang pun saya kira harusnya bisa dihukum, kalau misalnya memang bisa ditelusuri kelompoknya, pelakunya kan. Masalahnya, itu belum menjadi sebuah fakta hukum, kira-kira begitu,” imbuh dia.

Tags: Fadli ZonMenbudPDI Perjuanganpemerkosaan massal
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

KPK Beberkan Kendala Pengelolaan PI 10% Migas, BUMD Diminta Benahi Tata Kelola

by Fifi
30 June 2026

Suaranusantara.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sejumlah faktor...

Ketua MPR Ahmad Muzani Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan
Nasional

Ketua MPR Ahmad Muzani Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

by snc4
30 June 2026

Suaranusantara.com- Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama delegasi MPR...

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara (Instagram @ctd.insider)

Tok! Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 10 Miliar

30 June 2026
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal lahan 30 Ha Meikarta (Instagram @menkeuri)

Purbaya Pastikan Lahan 30 Ha Meikarta Bebas Pajak: Melawan Ya Pecat

30 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @sekretariat.kabinet)

Eks Dosen ITB Soroti Cuitan Lama Prabowo Sebut Tak Boleh Bagi-bagi Jabatan, Kini Jabatan Strategis BUMN Ramai Diisi Timses

30 June 2026
Menkeu Purbaya jamin penyerahan lahan 30 Ha Meikarta tidak bebani APBN (Instagram @menkeuri)

Lahan 30 Ha Meikarta Diserahkan ke Danantara, Purbaya Jamin Tak Bebani APBN

30 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

4 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

12 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Mufli Budi Ananda asisten Raffi Ahmad jadi komisari PT Krakatau Posco (Instagram @machtwatch)
Nasional

Mufli Budi Ananda Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Pengamat Pertanyakan Kemampuan

by Feri Spt
30 June 2026

Suaranusantara.com- Penunjukan asisten artis ternama Tanah Air, Raffi Ahmad, Mufli Budi Ananda sebagai Komisaris PT Krakatau Posco...

Mufli Budi Ananda asisten Raffi Ahamd jadi Komisaris PT Krakatau Posco (Instagram @ntvnews.id)

Selain Mufli Budi Ananda, Inilah Daftar Orang Dekat Raffi Ahmad yang Berhasil Duduki Jabatan Publik dari DPRD hingga BUMN

30 June 2026
Mufli Budi Ananda asisten Raffi Ahmad duduki jabatan Komisaris PT Krakatau Posco (Instagram @zenfeedsid)

Mengulik Profil Mufli Budi Ananda, Orang Dekat Raffi Ahmad Duduki Jabatan Komisaris PT Krakatau Posco

30 June 2026
Aturan baru outsourcing perusahaan tambang dan migas swasta tak boleh pakai pekerja alih daya (Instagram @theiconomics)

Aturan Baru Outsourcing: Larang Tambang dan Migas Swasta Pekerja Alih Daya, Said Iqbal: Keuntungan Mereka Tinggi

30 June 2026
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh sekaligus Presiden Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Said Iqbal bicara soal aturan baru outsourcing (Instagram @fatnimoe.update)

Pemerintah Segera Terbitkan Aturan Baru Outsourcing Juli 2026, Perusahaan Dilarang Gunakan Alih Daya kecuali 4 Pekerjaan Ini

30 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com