Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Diskusi ‘Otoritarianisme Legal: Antara Hukum dan Kekuasaan’

Feri Spt by Feri Spt
3 August 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Diskusi Otoritarianisme Legal: Antara Hukum dan Kekuasaan" yang menghadirkan dua narasumber kritis: Romo Setyo (Pengajar STF Driyarkara) dan Feri Amsari (Pakar Hukum Tata Negara), Sabtu 2 Agustus 2025

Diskusi Otoritarianisme Legal: Antara Hukum dan Kekuasaan" yang menghadirkan dua narasumber kritis: Romo Setyo (Pengajar STF Driyarkara) dan Feri Amsari (Pakar Hukum Tata Negara), Sabtu 2 Agustus 2025

2
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Jakarta Selatan menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Otoritarianisme Legal: Antara Hukum dan Kekuasaan” yang menghadirkan dua narasumber kritis: Romo Setyo (Pengajar STF Driyarkara) dan Feri Amsari (Pakar Hukum Tata Negara).

Diskusi yang dimoderatori oleh Bung Dhiva ini berlangsung secara terbuka dan dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai kampus serta elemen organisasi kemahasiswaan.

Dalam paparannya, Feri Amsari mengkritik fenomena otoritarianisme legal sebagai bentuk otoritarianisme yang membungkus dirinya dengan legitimasi hukum.

BACAJUGA

Putusan Perkara Sahroni Cs di MKD, Feri Amsari: hanya Redam Kemarahan Publik

Feri Amsari Kritik Putusan MKD hanya Sanksi Skorsing untuk Sahroni Cs: Langgar Undang-Undang MD3

Ia menegaskan bahwa hukum saat ini kerap dijadikan alat untuk merampas hak-hak rakyat secara legal.

Salah satu contohnya adalah UU Cipta Kerja yang disusun secara kilat dan minim partisipasi publik.
Feri menyebut praktik ini sebagai bentuk “blitzkrieg legislasi”—strategi cepat dan membabi buta untuk meloloskan kebijakan represif.

Lebih jauh, ia menggarisbawahi bahwa otoritarianisme legal juga mewujud dalam bentuk rancangan undang-undang yang berpotensi membungkam kebenaran dan mengatur tindakan represif secara sistemik, seperti yang tercermin dalam RUU KUHAP.

Feri juga mengkritik Putusan Mahkamah Konstitusi No. 90 sebagai bentuk penyalahgunaan kewenangan yudikatif dalam mendukung agenda kekuasaan.

“Solusinya bukan hanya perlawanan di jalanan, tapi juga keterlibatan aktif publik dalam proses legislasi. Tanpa itu, demokrasi hanya menjadi tameng bagi tirani yang dilegalkan,” ujar Feri, Sabtu 2 Agustus 2025.

Sementara itu, Romo Setyo menyoroti persoalan ini dari sisi historis dan moral.

Ia menyatakan bahwa praktik otoritarianisme legal tidak dapat dibenarkan secara moral, dan justru menjadi ancaman serius terhadap nilai-nilai demokrasi yang diperjuangkan sejak Revolusi Prancis dimana kekuasaan yang tak terbatas mulai dibatasi melalui institusi hukum.

Romo Setyo mengutip teori Moises Naím tentang Revenge of Power yang menjelaskan bagaimana kekuasaan hari ini kembali mencari celah untuk memperluas dirinya melalui tiga jalan: populisme, polarisasi, dan post-truth.

Ia menilai, dalam konteks Indonesia, ketiganya tumbuh subur mulai dari bangkitnya populisme berbasis agama, ideologi, partai hingga budaya, yang pada akhirnya melahirkan masyarakat yang terpolarisasi dan kehilangan pegangan pada kebenaran objektif.

“Fenomena ini hanya mungkin terjadi di negara demokrasi, karena hanya dalam ruang demokrasi hukum bisa dipelintir menjadi alat dominasi baru,” jelas Romo, sembari menyinggung warisan praktik serupa di era Orde Baru.

Diskusi ini menjadi ruang reflektif sekaligus peringatan akan kian menguatnya praktik-praktik represif berbaju legalitas.

GMNI Jakarta Selatan berharap forum ini tak sekadar menjadi ajang pembacaan situasi, melainkan juga menjadi landasan untuk merumuskan formulasi gerakan yang relevan dengan tuntutan sejarah.

“Bagi kami, esensi marhaenisme adalah keberpihakan. Selama masih ada buruh yang haknya dirampas, petani yang tanahnya dirampok, dan rakyat yang dikorbankan demi akumulasi kuasa, maka segala kenyamanan hari ini bukanlah hasil perjuangan, melainkan hasil kompromi yang tak bisa dibenarkan,” pungkasnya.

Tags: DiskusiDPC GMNIFeri Amsari
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Aksi demo 28 Oktober 2026 di Bundaran HI, Jakarta (Instagram @jktonthespot)
Nasional

Pemerintah Jawab Tuntutan Aksi Demo 28 Oktober, Paparkan Data-data Mulai dari Karhutla, Pendidikan hingga HAM

by Feri Spt
28 October 2026

Suaranusantara.com- Pemerintah melalui Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Syahganda...

Presiden Prabowo akan terima tamu Menlu Singapura, Rabu sore 28 Oktober 2026 (YouTube @sekretariat.presiden)
Nasional

Rabu Sore Prabowo Akan Terima Tamu Menlu Singapura, Apa yang Dibahas? Seskab Beberkan

by Feri Spt
28 October 2026

Suaranusantara.com- Rabu sore 28 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto...

28 Oktober 2026 diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda (Instagram @tulisan_buguru)

30 Link Twibbon Sumpah Pemuda 2026, Pilih Sesuai Selera Langsung Download dan Pejeng di Medsos Sekarang

28 October 2026
Sumpah Pemuda 2026 (Instagram @raflyy_1401)

Hari Ini Sumpah Pemuda 2026! Berikut Kumpulan Ucapan Penuh Semangat Persatuan-Kesatuan, Copas dan Langsung Pejeng di Medsos

28 October 2026
BEM UI akan kembali menggelar aksi demo di Bundaran HI, Jakarta pada Rabu 28 Oktober 2026 (Instagram @pubivox)

Demo 28 Oktober, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Begini Isinya

28 October 2026
BEM UI akan kembali gelar aksi demo soroti 2 tahun Prabowo-Gibran (Instagram @Jktdulu)

Peringati Sumpah Pemuda, BEM UI Akan Gelar Aksi Demo Soroti 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

28 October 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

8 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

8 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

8 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

8 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo Subianto saat bertemu Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva (Instagram @kawallmedan)
Internasional

Prabowo Ucapkan Selamat ke Lula Usai Terpilih Keempat Kalinya Jadi Presiden Brasil

by Feri Spt
28 October 2026

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto memberikan ucapan selamat kepada Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, yang kembali...

Kepala BRIN Arif Satria bicara soal instruksi Presiden Prabowo Subianto cegah karhutla (Instagram @antaranewscom)

Cegah Karhutla, Prabowo Perintahkan BRIN Identifikasi Perambatan Api

28 October 2026
Kepala BRIN Arif Satria memenuhi panggilan Presiden Prabowo di Istana, Selasa 27 Oktober 2026 (Instagram @seentodaymedia)

Dipanggil Prabowo, Kepala BRIN Lapor Hasil Riset: Limbah Sawit Jadi Energi Listrik 39 GW

28 October 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terima kedatangan Menkeu Suahasil Nazara di Balai Kota (Instagram @pramonoanungw)

Menkeu Suahasil Temui Pramono Anung di Balai Kota, Apa yang Dibahas?

27 October 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal keterlibatan anak muda dalam merawat dan menjaga Ibu Kota (Instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Ajak Anak Muda Terlibat Rawat Ibu Kota: Wujudkan Ibu Kota Inklusif dan Aman

27 October 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com