Suaranusantara.com – Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menanggapi resmi perombakan susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang diumumkan perusahaan.
Ia menekankan pentingnya jajaran direksi baru memprioritaskan keselamatan dan pelayanan publik.
“Keselamatan dan pelayanan harus jadi perhatian jajaran Direksi yang baru,” ujar Djoko, Rabu (13/8/2025).
Djoko mengingatkan, berdasarkan informasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Infrastructure Maintenance and Operation (IMO) 2025 harus segera ditandatangani.
Menurutnya, anggaran IMO yang diberikan pemerintah saat ini hanya menutup sekitar 10% dari kebutuhan yang ada.
“Panjang jalan rel bertambah, mestinya anggaran IMO sebagai kewajiban negara menjaga keselamatan harus bertambah, bukan menurun apalagi ikut dipangkas demi efisiensi,” tegasnya.
Ia juga menilai pengelolaan prasarana dan sarana sebaiknya dipisahkan seperti sebelumnya.
“Urusan prasarana saja sudah kewalahan, malah ditambah urusan sarana yang masalahnya juga tidak sedikit. Jika dibiarkan, bisa berujung pada masalah keselamatan,” ujarnya.
Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris dan Direksi PT KAI yang baru:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Said Aqil Siroj
- Komisaris Independen: Endang Tirtana
- Komisaris Independen: Arnanto
- Komisaris Independen: Raizal Arifin
- Komisaris: Purnomo Sucipto
- Komisaris: I Wayan Sugiri
- komisaris: Diah Natalisa
- Komisaris: Mohamad Risal Wasal
Direksi
- Direktur Utama : Bobby Rasyidin
- Wakil Direktur Utama : Dody Budiawan
- Direktur Portofolio Manajemen & Teknologi Informasi : I Gede Darmayusa
- Direktur Perencanaan Strategis & Manajemen Risiko : Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat
- Direktur SDM dan Kelembagaan : Atih Nurhayati
- Direktur Bisnis & Pengembangan Usaha : Rafli Yandra
- Direktur Keuangan & Umum : Indarto Pamungkas
- Direktur Pengelola Sarana & Prasarana : Heru Kuswanto
- Direktur Operasi : Awan Hermawan
- Direktur Keselamatan dan Keamanan : Dadan Rudiansyah

















Discussion about this post