Suaranusantara.com – Anies Baswedan menghadiri acara Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Sumatera Barat (Sumbar) dan Dialog Kebangsaan Vox Populi Suara Rakyat bertajuk “Rakyat sebagai Kekuatan Inti Perubahan” di Padang, Sabtu (1/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, tokoh Inspiratif Gerakan Rakyat ini menyatakan bahwa organisasi masyarakat (Ormas) tersebut memiliki potensi krusial untuk menjadi pengawal dan penyeimbang demokrasi.
Dia menekankan bahwa peran Gerakan Rakyat jauh melampaui kepentingan kelompok.
Anies menambahkan, gerakan ini harus menjadi jembatan antara persoalan rakyat di akar rumput dengan pembuat kebijakan di pusat.
Menurutnya, banyak persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari tidak pernah menjadi viral, sehingga sering kali terabaikan oleh perhatian publik dan pemerintah. Di sinilah peran Gerakan Rakyat menjadi vital.
“Banyak keluhan ibu-ibu di rumah tak menjadi viral, banyak keluhan petani tidak menjadi viral, banyak keluhan perantau tidak jadi viral. Kalau Gerakan Rakyat menangkap itu dan menyuarakan, maka Insyaallah akan jadi perhatian,” ujar Anies dalam keterangannya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan bahwa, Gerakan Rakyat harus menjadi kolektor data dan fakta di lapangan, merangkum aspirasi dari berbagai kalangan, mulai dari nelayan, buruh, perantau, guru, hingga mahasiswa, untuk kemudian disampaikan sebagai masukan yang tegas, namun tetap beradab.
“Gerakan Rakyat bisa jadi pengeras suara publik yang tertata, menjadi suara dari dapur-dapur rakyat yang semua dikumpulkan, dirapikan lalu disampaikan sebagai masukan yang tegas tapi beradab. Dengan begitu, tidak hanya mendengar yang viral, tapi juga mendengar suara rakyat yang berbasis data dan fakta di lapangan,” jelasnya.


















Discussion about this post