Suaranusantara.com- Job Fair Disabilitas yang dibuka di Taman Ismail Marzuki (TIM) beberapa waktu lalu telah berhasil menyerap sebanyak 150 penyandang disabilitas.
Adapun Job Fair Disabilitas berlangsung pada Senib 3 November 2025. Diketahui, ada sebanyak 21 perusahaan yang ikut bekerja sama dalam Job Fair Disabilitas.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan Job Fair berhasil menyerap sebanyak 150 penyandang disabilitas, itu artinya mereka dapat memiliki ruang dan kesempatan untuk bekerja di perusahaan
“Ada total 150 yang lain dan itu menggambarkan bahwa kelompok disabilitas di Jakarta mendapatkan ruang yang terbuka untuk itu,” ujarnya, Selasa 11 November 2025.
Salah satu penyandang disabilitas yang berhasil diterima bekerja dari gelaran Job Fair itu adalah Zidan. Zidan diketahui viral lantaran aksinya yang langsung menyerahkan CV kepada Pramono.
Zidan kini diterima bekerja di PT Transportasi Jakarta sebagai design grafis. Pramono sangat bersyukur dengan banyak disabilitas yang diterina bekerja.
“Saya bersyukur, saya berterima kasih, job fair yang diadakan di Jakarta yang khusus untuk disabilitas ternyata mendapatkan sambutan yang luar biasa. Salah satu yang kemarin kemudian diterima adalah Zidan, diterima di Transjakarta,” kata Pramono di Gedung AA Maramis, Jakarta Pusat.
Kata Pramono, Job Fair Disabilitas nantinya akan kembali digelar di Jakarta. Ia meyakini hal ini akan makin memperluas kesempatan bagi seluruh kalangan masyarakat untuk mendapat pekerjaan.
“Maka kami akan membuka lagi untuk gelombang berikutnya, gelombang ketiga, karena saya yakin ini akan semakin memperluas siapa pun untuk bisa berkarir di Jakarta,” ujarnya.
Sebelumnya, sempat viral di media sosial aksi Zidan yang berkomunikasi langsung dengan Gubernur Pramono Anung di sela-sela perhelatan Job Fair Disabilitas. Saat itu, Zidan memperlihatkan CV-nya kepada gubernur dan langsung direspons positif oleh Pramono.
Acara Job Fair Disabilitas itu digelar secara gratis. Pramono sangat berharap, Job Fair Disabilitas dapat membuat ekosistem ketenagakerjaan Jakarta yang inklusif dan adil.
“Pemerintah Jakarta betul-betul berkeinginan untuk membuat ekosistem ketenagakerjaan Jakarta yang inklusif dan berkeadilan. Sekarang ini di Jakarta, mungkin di antara kota-kota besar di dunia yang memberikan privilege atau spesial untuk kelompok disabilitas ini kita berbagai lapisan,” ucapnya.


















Discussion about this post