Suaranusantara.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang dan penerbangan selama masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Bandar Udara Internasional Komodo dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo, Ceppy Triono, menyampaikan jumlah penumpang pada periode Nataru hingga 25 Desember 2025 mencapai 21.927 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 7 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 20.408 penumpang.
“Jumlah penumpang di Bandara Komodo pada periode Nataru pada per tanggal 25 Desember 2025 mencapai 21.927 penumpang, meningkat sebesar 7 persen dari tahun 2024 yang berjumlah 20.408 penumpang,” kata Ceppy dalam keterangannya.
Sementara itu, jumlah penerbangan tercatat sebanyak 226 penerbangan atau meningkat 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 180 penerbangan. Adapun rute favorit selama periode Nataru adalah Jakarta–Labuan Bajo dan Denpasar–Labuan Bajo.
Ceppy menambahkan, peningkatan jumlah penumpang dan penerbangan tersebut mendorong pihaknya untuk terus memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama masa libur Nataru.
“Dengan meningkatnya jumlah penumpang dan penerbangan, kami berkomitmen untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama masa liburan Nataru ini, sehingga memberikan kesan baik sebelum, saat, dan sesudah penerbangan,” tuturnya.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemantauan langsung di lapangan serta pelaksanaan ramp inspection terhadap pesawat udara. Menurut Ceppy, ramp inspection merupakan elemen vital dalam mendukung pelayanan angkutan udara selama periode Nataru.
Ramp inspection dilakukan untuk memastikan setiap pesawat dalam kondisi laik terbang dan beroperasi secara optimal selama masa angkutan udara Nataru.
“Ini merupakan langkah pengawasan esensial untuk menjaga keselamatan dan kelancaran layanan penerbangan terutama di masa Nataru,” pungkas Ceppy.


















Discussion about this post