Suaranusantara.com- Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri pada Kamis 19 Maret 2026 menyambangi Istana guna bertemu Presiden RI Prabowo Subianto.
Pertemuan Megawati dan Prabowo itu berlangsung selama dua jam. Di mana keduanya begitu hangat, ada canda tawa menghiasi pertemuan itu.
Megawati yang menemui Prabowo di Istana, sekaligus menepis anggapan bahwa PDI Perjuangan ‘gangguan’ terhadap pemerintah.
Hal ini disampaikan langsung oleh Pengajar Ilmu Pemerintahan Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB), Achmad Baidowi.
Kata Awiek sapaan Achmad Baidowi, PDI Perjuangan sebelumnya mengkritik soal program pemerintah Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bahkan PDI Perjuangan melarang kader partainya ikut dalam program tersebut.
“Hanya dengan stabilitas pemerintahan yang kuat akan memberikan keleluasaan bagi presiden untuk menyukseskan agenda-agenda pembangunan nasional dan kebangsaan,” kata pria yang akrab disapa Awiek itu dalam keterangan pada Jumat 20 Maret 2026.
Selain itu, kata Awiek, momen pertemuan Megawati dan Prabowo menjadi sinyal positif bagi pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum DPP PIDP Megawati Soekarnoputri di Istana Negara merupakan hal positif bagi konsolidasi pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Awiek lagi.
Menurut Awiek, pertemuan itu bisa kemungkinan sebagai pengganti, ketika Megawati tidak bisa hadiri dalam pertemuan yang digelar Prabowo dengan mantan presiden dan wakil presiden beberapa waktu lalu.
Selain itu, kata dia, pertemuan kedua tokoh nasional itu semakin memperkuat stabilitas pemerintahan Prabowo-Gibran di tengah isu konflik Timur Tengah dan keanggotaan Indonesia di Board of Peace (BoP) besutan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Ketua Bidang Organisasi Ikatan Doktor Alumni Ilmu Pemerintahan IPDN (IKADIP) itu menambahkan, poin penting dari pertemuan tersebut menegaskan bahwa hanya dengan persatuan maka pembangunan akan tercapai.
“Perbedaan sikap politik sudah selesai ketika pemilu, selebihnya setelah pemerintahan berjalan maka sekat-sekat politik itu harus dipupus,” ujar Awiek.
Dalam pertemuan yang berlangsung kemarin Kamis, Megawati tak sendirian, melainkan ditemani sang putri yang merupakan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Sementara, Prabowo didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Momen pertemuan itu diunggah di akun media sosial Instagram milik Prabowo, @prabowo.
Dalam unggahan itu tersemat caption bahwa pertemuan dilakukan untuk melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa.
“Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idulfitri 1447 H, saya menerima Presiden Ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka. Pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa,” tulis unggahan tersebut.


















Discussion about this post