Suaranusantara.com- Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam membeli bahan bakar minyak (BBM) sebagai bentuk efisiensi energi di tengah ketidakpastian global imbas eskalasi serangan Timur Tengah.
Hal ini disampaikan Bahlil melalui konferensi persnya yang digelar di Seoul, Korea Selatan pada Selasa malam 31 Maret 2026 waktu setempat.
Kata Bahlil, berkaca dari pengalamannya sebagai sopir angkot, pembelian BBM untuk mobil cukup 50 liter per hari.
“Dalam pandangan kami sebagai mantan sopir angkot, wajar dan bijak itu kalau isi mobil satu hari 50 liter itu tangki sudah penuh satu hari. Kami akan mendorong ke sana,” ujar Bahlil, sebagaimana ditayangkan pada YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, 31 Maret 2026.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar berujar, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mengantisipasi krisis global.
Maka dari itu, ia meminta dukungan kerja sama dari masyarakat. “Yang tidak terlalu penting-penting, kami mohon agar kita juga bisa lakukan dengan bijak,” kata Bahlil.
Pemerintah mengambil langkah dengan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
WFH ASN berlaku satu hari dalam seminggu dengan penerapan setiap Jumat baik di pusat maupun daerah.
Selain itu, pemerintah juga mendorong untuk menggunakan transportasi umum serta membatasi menggunakan mobil dinas sebanyak 50 persen.

















Discussion about this post