Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Bupati Banyuwangi Ajak Kader PDIP Doakan Rohingya

Suara Nusantara by Suara Nusantara
4 September 2017
in Nasional
Reading Time: 1 min read
A A
Pengungsi Rohingya (Foto: ABC)

Pengungsi Rohingya (Foto: ABC)

2
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Pengungsi Rohingya (Foto: ABC)

Jakarta-SuaraNusantara

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak para pengurus dan kader PDI Perjuangan di Banyuwangi, Jawa Timur, untuk mengirimkan doa kepada etnis Rohingya di Myanmar.

Lewat  aplikasi Facetime, Anas juga mengajak kader PDIP untuk mendoakan arwah para korban yang tewas dalam kerusuhan di Myanmar tersebut.

BACAJUGA

Ini Spesifikasi vivo T5 dan Harga Terbarunya: T-Series dengan Baterai 7200 mAh!

Bocoran Spek Xiaomi Civi 6 Terungkap, Lompatan Besar dengan Chipset Dimensity dan Zoom Optik 5x

“Mari kita kirim doa dan shalat ghaib agar para korban diterima Allah SWT, dan tindakan kekerasan ini segera berhenti. Saya ingin menekankan bahwa apa yang terjadi di sana bukan soal agama karena tak ada agama yang mengajarkan kekerasan,” kata Anas.

Anas mendukung langkah Presiden Jokowi yang mengutus Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ke Myanmar untuk bertemu Aung San Suu Kyi dan para petinggi militer agar menghentikan aksi kekerasan terhadap warga Rohingya.

“Bantuan kemanusiaan juga sudah dan akan disalurkan pemerintah pusat. Warga yang punya rezeki lebih, bisa donasi ke lembaga-lembaga kredibel yang telah membuka penggalangan dana,” kata Anas.

Pembantaian terhadap etnis Rohingya memuncak dalam beberapa pekan terakhir. Ribuan warga Rohingya terpaksa mengungsi ke beberapa negara, terutama ke negeri leluhur mereka di Bangladesh.

Namun bagai pepatah ‘sudah jatuh tertimpa negara’, banyak negara termasuk Bangladesh menolak kedatangan mereka. Sebab, etnis ini sejak lama dikenal sering melakukan tindak kejahatan sadis.

Di Myanmar sendiri, etnis Rohingya mulai berdatangan sejak tahun 1600-an, dan sejak saat itu, berbagai tindak kriminalitas sering mereka lakukan terhadap warga pribumi Myanmar. Hal tersebut lambat laun menimbulkan kebencian di hati warga Myanmar.

Kebencian warga Myanmar semakin bertambah manakala pada tahun 1940-an, sebagian aktivis etnis Rohingya ingin merdeka, memiliki negara sendiri. Tak tanggung-tanggung, mereka meminta bantuan Pakistan, namun ditolak. Bisa dibayangkan, warga Rohingya merupakan pendatang di Myanmar, namun mereka ingin mendirikan negara di sana.

Ibarat pepatah ‘karena nila setitik, rusak susu sebelanga’, begitulah akhirnya nasib orang-orang Rohingya di Myanmar. Tentu tidak semua dari mereka berprofesi sebagai penjahat, apalagi berpikir terlalu jauh untuk memiliki negara sendiri. Namun gara-gara ulah segelintir orang Rohingya, akhirnya seluruh warga etnis ini ikut kena getahnya, termasuk anak-anak yang tak berdosa.

Terakhir, beberapa pekan lalu, sekelompok orang Rohingya menyerang pos-pos polisi dan perkampungan yang ditinggali warga pribumi. Puluhan orang tewas dalam aksi penyerangan tersebut. Kemarahan warga pribumi kembali tersulut, dan hasilnya pembantaian terhadap etnis Rohingya kembali berlanjut.

Dunia pun tersentak melihat pembantaian ini, termasuk Indonesia yang sebagian besar masyarakatnya, seperti biasa, langsung mengkaitkan konflik ini dengan masalah agama.

Penulis: Yon K

 

 

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

Perpres ILO 188 Resmi Diteken, Nasib Nelayan Siap Berubah

by SNC 7
1 May 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Presiden...

Nasional

Prabowo Instruksikan Percepatan RUU Ketenagakerjaan, Target Selesai 2026

by SNC 7
1 May 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan penyelesaian Rancangan...

Prabowo Pastikan Potongan Ojol Dipangkas Jadi di Bawah 10 Persen

1 May 2026

Prabowo: UU PPRT Jadi Sejarah Baru Perlindungan Pekerja di Indonesia

1 May 2026

Hadiri May Day, Prabowo Tegaskan Komitmen Bela Kepentingan Rakyat

1 May 2026
Marinus Gea (Foto Suaranusantara)

Marinus Gea: Jadi Aktivis HAM Tidak Perlu Minta Izin dari Negara

1 May 2026

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago
Kabid Perparkiran Dishub Lebak, Asep Topik.(Def)

Tahun Ini, Target PAD Retribusi Parkir di Lebak Rp 407 Juta

3 years ago
Kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara IV Jakarta Selatan didatangi sejumlah calon menteri ada 35 orang hingga petang ini (instagram @netizenindonesiaid)

Penuhi Undangan Prabowo, hingga Petang Ini Sudah Ada 35 Calon Menteri yang Hadir di Kertanegara, Berikut Daftar Nama-namanya

2 years ago
Puan Maharani saat Rapat Pimpinan dan Rapat Konsultasi pertama pasca pelantikan (Dok FB/ Puan Maharani)

Prabowo Panggil Pramono Anung ke Kartanegara, Puan: Sampaikan Pesan Megawati

2 years ago
UU TNI baru digugat ke MK oleh sebanyak tujuh orang mahasiswa UI (foto : setkab.go.id)

Putusan MK Menolak Pemilu Proporsional Tertutup

3 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Nasional

Keamanan Penerbangan Haji 2026 Diperketat, Kemenhub Siapkan Regulasi Khusus

by SNC 7
30 April 2026

Suaranusantara.com – Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan, Capt. Sigit Hani Hadiyanto, mengungkapkan kesiapan sektor keamanan penerbangan dalam...

Braga vs Freiburg

Prediksi Braga vs Freiburg: Duel Sengit Menuju Final Istanbul, Siapa Lebih Tangguh?

30 April 2026
Nottingham Forest vs Aston Villa

Prediksi Nottingham Forest vs Aston Villa: Duel Klasik Inggris Berebut Tiket Final Istanbul!

30 April 2026

Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi

30 April 2026
Lestari Moerdijat saat hadiri acara BRIN

Lestari Moerdijat: Dorong Pemanfaatan Hasil Riset dan Inovasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

30 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

Âİ 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

Âİ2025 SuaraNusantara.com