Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Durian Sumut Terancam Punah?

Suara Nusantara by Suara Nusantara
13 November 2017
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Berkati Ndraha

Foto: Berkati Ndraha

5
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Berkati Ndraha

Nias-SuaraNusantara

Diperkirakan dalam kurun waktu puluhan tahun ke depan, durian Nias terancam tinggal kenangan. Salah satu faktor  penyebab punahnya buah durian Nias yang manis dan lezat adalah kebiasaan masyarakat yang sering menebang pohon durian untuk diolah menjadi papan dan kayu reng. Sementara pada saat bersamaan, belum ada kesadaran masyarakat untuk melestarikan dan  peremajaan pohon durian.

Di sekitaran Kecamatan Gido Kabupaten Nias, kontributor SNC singgah di sebuah panglon yang biasa menjual kayu olahan. Pemilik panglon mengaku jika ia dapat menjual kayu olahan dari pohon durian puluhan kubik per bulan.

BACAJUGA

Prabowo Tanya ke Korban Gempa NTT Soal MBG: Mau Diteruskan atau Tidak?

Akhirnya yang Dinantikan Tiba, Prabowo Kunjungi Korban Gempa NTT: Sengaja Tidak Datang Awal Biar Konsentrasi Tak Pecah

Menurutnya, selain karena pohon durian masih mudah didapat untuk diolah dibanding jenis kayu olahan lain, masalah harga juga masih terjangkau, bahan baku kayu durian termasuk murah dan banyak diminati sebagai bahan pendukung pada kegiatan pembangunan.

Namun tanpa disadari, tingginya aktivitas penebangan pohon durian, baik yang dilakukan di Kepulauan Nias maupun daerah lain di Sumatera Utara (Sumut) akhirnya berimbas pada merosotnya produksi buah durian di dalam negeri. Hal ini mengingat Sumut merupakan salah satu provinsi penghasil durian terbesar di Indonesia.

Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya efek domino, dimana importir mendapat celah untuk mengimpor produk durian dari negera lain, terutama dari Thailand. Durian impor kemudian menggeser buah lokal dan pada akhirnya akan berdampak pada pendapatan petani durian.

Resiko kepunahan durian akibat penebangan secara serampangan tanpa diikuti upaya penanaman kembali seperti yang terjadi di Nias, dan daerah lain di Sumatera Utara menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang menjadikan komoditas ini sebagai penghasilan utama.

Ismail Ginting, seorang penangkar bibit tanaman di Dusun Tiga Namo Pecawir Desa Namo Surobaru Kecamatan Sibiru-biru Kabupaten Deliserdang, mengaku sangat khawatir melihat ‘nasib’ pohon durian di Sumut yang memiliki banyak jenis dengan kualitas terbaik.

“Banyak varietas durian kita yang berkualitas baik. Tapi kalau pohonnya banyak ditebang, dikhawatirkan buah durian ini akan punah,” ujarnya, dikutip dari MedanBisnis.

Berkurangnya minat masyarakat untuk mengembangkan tanaman durian dan lebih memilih untuk menebangi pohonnya, menurut Ismail, juga disebabkan kurangnya perhatian pemerintah untuk membantu petani, seperti dalam memberikan bibit, serta sarana dan prasarana untuk membudidayakan tanaman ini.

“Semakin terjepitnya perekonomian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup, membuat masyarakat rela menebang pohon durian dengan mengambil kayu dan menjualnya untuk kebutuhan bahan bangunan,” jelas Ismail.

Bayangkan saja, lanjut Ismail, kayu pohon durian dapat dijual dengan harga Rp 5 juta hingga 10 juta per batang atau sesuai ukuran kayunya. “Dan petani yang ingin mendapatkan uang, biasanya langsung menjual kayunya, karena memang banyak yang mencari untuk dijadikan bahan bangunan,” katanya.

“Kalau menunggu buahnya untuk dijual mereka harus menunggu musimnya dulu (panen-red). Belum lagi kalau produksi banjir, harga jual akan turun dan bersaing dengan durian dari propinsi lain bahkan durian impor yang mulai banyak dipasarkan,” katanya.

Penebangan pohon durian banyak dilakukan pada tanaman-tanaman tua, dan seharusnya petani menanam kembali dengan tanaman baru sehingga produksi tetap bertahan. Tapi yang menjadi kendala, petani tidak memiliki bibit unggul guna mengembangkan tanaman tersebut.

“Ini menyangkut juga masalah modal dan perhatian pemerintah dalam membantu petani guna mempertahankan pohon durian berkembang di Sumut,” katanya.

Diperkirakan, saat ini hanya bersisa 40% tanaman durian yang ada di Sumut, khususnya di daerah sentra seperti Kabupaten Deliserdang dan Langkat. Ini menjadi ancaman bagi produksi dan dikhawatirkan jika tidak segera diselamatkan akan membuat durian Sumut punah.

Penulis: Berkati Ndraha/Askur  

 

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Ilustrasi aksi demo pada hari ini Kamis 27 Agustus 2026 di Gedung DPR RI (Instagram @yogaapriyan_342)
Nasional

27 Agustus Akan Berlangsung Aksi Demo di DPR RI, Ini Daftar Tuntutannya

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Kamis 27 Agustus 2026 Gedung DPR RI, Jakarta...

Ilustrasi aksi demo yang akan berlangsung hari ini Kamis 27 Agustus 2026 di Gedung DPR (Instagram @ceritajakarta360)
Nasional

Kamis 27 Agustus Jakarta Akan Dikepung Aksi Demo, Perkantoran Terapkan WFH hingga Liburkan Karyawan

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Hari ini Kamis 27 Agustus 2026 massa dari...

Puan Maharani janji akan menerima aspirasi rakyat terkait aksi demo yang akan berlangsung hari ini Kamis 27 Agustus 2026 (Instagram @ketua_dprri)

Hari Ini Akan Berlangsung Aksi Demo di DPR RI, Puan Maharani Janji Terima Aspirasi Rakyat

27 August 2026
Ketum Projo Budi Arie Setiadi klarifikasi soal pernyataan viral sebut-sebut nama Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi (Instagram @budiariesetiadi)

Budi Arie Tegaskan Jokowi Tak Ada Kaitan dengan Viralnya Pernyataan Soal Pemilu Dipercepat

27 August 2026
Ketum Projo Budi Arie Setiadi minta maaf usai pernyataannya viral di media sosial (Instagram @budiariesetiadi)

Akui Bikin Gaduh Soal Pemilu Dipercepat Sebelum 2029 hingga Bisik-bisik ke Jokowi, Budi Arie Minta Maaf

27 August 2026
Nasaruddin Umar bantah soal dirinya disebut mundur dari Menteri Agama (Menag) (Instagram @kemenag_ri)

Heboh Dikabarkan Mundur dari Menag, Nasaruddin Umar Angkat Bicara

27 August 2026

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

5 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

5 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

5 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Nasaruddin Umar dikabarkan mundur dari jabatan Menag (Instagram @kemenag_ri)
Nasional

Kemenag Bantah Isu Soal Nasaruddin Umar Mundur dari Menag

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Publik dikejutkan dengan kabar Nasaruddin Umar yang disebut mundur dari jabatan sebagai Menteri Agama (Menag). Kabar...

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Ancaman Bencana

26 August 2026
Eddy Soeparno Apresiasi Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GW

Eddy Soeparno Apresiasi Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GW

26 August 2026
Enam Urgensi RUU Perampasan Aset Menurut Fahira Idris

Enam Urgensi RUU Perampasan Aset Menurut Fahira Idris

26 August 2026
Puji Buku HNW, Siti Fauziah: Rekam Konsistensi Perjuangkan Palestina dan Kebangsaan

Puji Buku HNW, Siti Fauziah: Rekam Konsistensi Perjuangkan Palestina dan Kebangsaan

26 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com