Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Infrastruktur di Pulau Nias Harusnya Dibangun Tahan Gempa

Suara Nusantara by Suara Nusantara
12 December 2017
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Bangunan di Gunungsitoli hancur akibat gempa 28 Maret 2005 lalu, dengan kekuatan 8,7 SR dan sekitar 1.300 orang tewas (Foto: BBC)

Bangunan di Gunungsitoli hancur akibat gempa 28 Maret 2005 lalu, dengan kekuatan 8,7 SR dan sekitar 1.300 orang tewas (Foto: BBC)

5
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Bangunan di Gunungsitoli hancur akibat gempa 28 Maret 2005 lalu, dengan kekuatan 8,7 SR dan sekitar 1.300 orang tewas (Foto: BBC)

Jakarta-SuaraNusantara

Gempa bumi yang semakin sering terjadi di Indonesia, seharusnya menyadarkan kita betapa pentingnya penerapan teknik bangunan yang dapat meminimalisir efek gempa. Namun apa yang terjadi, khususnya di Kepulauan Nias? Infrastruktur seperti bangunan, jalan dan jembatan banyak yang sudah retak meski baru dibangun. Dengan kondisi seperti itu, tak terbayangkan bila gempa besar melanda Pulau Nias suatu saat nanti.

Terbaru, Sabtu (9/12/2017) pukul 10.19 WIB kemarin, gempa 4,2 skala richter terjadi di Kabupaten Nias. “Koordinat episenter gempa berada pada 0,92 Lintang Utara dan 97,14 Bujur Timur atau ada jarak 39 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Nias Barat,” ungkap Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Syahnan, Sabtu (9/12/2017).

BACAJUGA

Intip Bocoran Spesifikasi OnePlus Watch 4: Akankah Jadi Raja Baru Smartwatch Premium?

Meluncur April! Menilik Kemewahan Visual 3.4K di Balik OnePlus Pad 4

Menurut Syahnan, gempa yang terjadi di kedalaman 10 kilometer itu hanya tercatat oleh alat dan hanya dirasakan oleh beberapa orang. Mayoritas masyarakat sama sekali tidak merasakan apa-apa.

Beruntung di hari itu sebuah gempa lemah yang melanda Pulau Nias. Bagaimana bila gempa dengan kekuatan lebih besar yang terjadi? Dengan rancang bangun seperti saat ini, dimana infrastruktur seperti  jalan dan jembatan, banyak yang sudah ambles dan retak, jelas tidak mungkin mampu menahan kekuatan gempa. Korban jiwa dan luka berat pasti berjatuhan, dan dalam waktu singkat, gempa Nias akan dianugerahi status sebagai Bencana Nasional.

Persoalan yang membelit pembangunan infrastruktur di Kepulauan Nias saat ini adalah  belum dipenuhinya standar kualifikasi wilayah gempa. Memang tidak mungkin bila seluruh bangunan yang ada di Pulau Nias harus dibangun dengan kualifikasi tahan gempa karena akan memerlukan biaya yang sangat besar, tapi setidaknya kantor-kantor pemerintahan, rumah sakit dan  sekolah harus dibangun sesuai kualifikasi wilayah gempa. Juga jalan dan jembatan. Ini untuk meminimalisir dampak gempa yang bisa merenggut banyak nyawa dalam sekejab.

Kita harus mengambil pelajaran dari berbagai musibah yang melanda Pulau Nias di masa lalu. Daerah lain banyak yang sudah melakukan hal itu. Ambil contoh Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Pada 2016 silam, wilayah ini selama 57 detik dilanda gempa berkekuatan 5,9 Skala Richer. Saat itu, gedung perkantoran dan fasilitas umum yang berada di Kota Yogyakarta  dan Kabupaten Bantul mengalami kerusakan parah, seperti Institut Seni Indonesia (ISI) di Jalan Parangtritis Bantul, Kampus STIE Kerjasama di Jalan Parangtritis Bantul, GOR Amongrogo di Kota Yogyakarta dan  beberapa gedung sekolah di Bantul.

Kini pembangunan berjalan pesat di Yogyakarta. Gedung-gedung baru bermunculan. Untuk bangunan lebih dari 2 lantai di sana harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) tahun 2012.

“Wilayah Yogyakarta itu dikategorikan gempa empat. Jadi semua bangunan yang di atas dua lantai harus mengikuti SNI struktur untuk wilayah rawan gempa empat,” kata Tim Struktur Dinas Perizinan Kota Yogyakarta, Warianto, dikutip dari kompas.com.

Guna mengetahui apakah gedung telah sesuai dengan SNI wilayah gempa empat, maka ada pihak ketiga yang melakukan kajian penelitian.

“Pihak ketiga ini yang bersertifikasi, bisa dari universitas atau swasta. Jika lolos, maka gedung mendapat izin untuk dfungsikan,” ujarnya.

Sementara Sekretaris DPD PHRI DI Yogyakarta, Dedi Prabawa Eryana mengatakan, perizinan pembangunan di DIY khususnya Kota Yogyakarta, harus ada sertifikasi layak fungsi bangunan. Sertifikasi ini sifatnya wajib dan menjadi dasar perizinan di kota Yogyakarta.

“Bangunan diteliti oleh peneliti dan salah satu kriterianya harus tahan gempa, jika tidak lolos ya tidak mendapat izin. Penelitinya itu dari universitas atau lembaga yang berkompeten,” tuturnya.

Alangkah baiknya bila seluruh pemda di Kepulauan Nias meniru langkah daerah lain dengan menerapkan hal serupa. Tentu saja selain berusaha menerapkan SNI untuk membangun infrastuktur tahan gempa, pada saat bersamaan diperlukan kesungguhan untuk memberantas praktek KKN, karena bukan rahasia lagi bila rusaknya infrastruktur yang baru dibangun sebagian besar dikarenakan kontraktor menggunakan bahan bangunan di bawah standar demi meraih keuntungan finansial sebanyak-banyaknya. Tak jarang terjadi kongkalikong antara oknum kontraktor dengan oknum pejabat pemda untuk membuat kecurangan semacam ini.

Dalam daftar Zona Gempa Wilayah Indonesia yang dirilis tahun 2012 silam, terdapat 464 kota/kabupaten yang dinilai rawan gempa. Dua di antaranya adalah Kabupaten Nias dan Kabupaten Nias Selatan. Meski begitu, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Barat tidak otomatis terbebas dari ancaman gempa. Ini terjadi karena dampak gempa tidak hanya dirasakan di wilayah yang menjadi pusat gempa, melainkan juga di daerah-daerah sekitarnya.

Karena itu dalam merancang sebuah bangunan di kabupaten/kota manapun di Pulau Nias, konstruksi harus diciptakan dengan ketahanan terhadap gempa sesuai SNI untuk bangunan tahan gempa. Setiap arsitek yang ingin membangun bangunan harus mengikuti standar ini,dan setiap kontraktor yang membangun infrastruktur juga harus mengikutinya. Sebab percuma bila sebuah rancang bangun tahan gempa yang dibuat arsitek ternyata dalam tahap pengerjaannya menggunakan bahan baku murah atau komposisi material yang tidak sesuai standar.

Bangunan yang baik adalah bangunan yang memiliki konsep yang baik dan mengikuti SNI bangunan tahan gempa dari pemerintah.  Bila gempa bumi terjadi, sebuah bangunan bisa mengalami kerusakan namun sebisa mungkin dirancang supaya tidak runtuh atau hancur sepenuhnya. Hal ini dimaksudkan agar semua orang atau setidaknya sebagian besar orang di dalamnya bisa selamat.

Minimal dengan menerapkan standar yang tinggi dalam pembangunan infrastruktur di Pulau Nias, pemda tidak perlu berulangkali mengeluarkan biaya untuk memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak. Masyarakat pun akan senang karena akses perjalanan mereka menjadi lancar.

Selain itu, para pemilik dari gedung-gedung bertingkat juga perlu diwajibkan untuk memberikan blueprint kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Blueprint bangunan gedung tersebut berfungsi mempermudah tim evakuasi menolong korban yang terjebak di reruntuhan gedung ketika sewaktu-waktu terjadi gempa.

Tidak ada salahnya juga bisa pemda menggandeng arsitek dan ilmuwan untuk meneliti bangunan tahan gempa yang sebenarnya sudah ada di Pulau Nias sejak zaman dulu kala, yaitu Omo Hada dan Omo Sebua. Kedua jenis rumah tradisional Nias ini memiliki struktur yang terbukti tahan terhadap gempa. Siapa tahu ada beberapa teknik rancang bangun di dua bangunan tradisional tadi yang masih dapat diterapkan untuk bangunan modern masa kini.

Penulis: Rio

 

 

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Lestari Moerdijat
Nasional

Lestari Moerdijat: Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

by snc4
17 April 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat di Istana Kepresidenan RI bertemu Presiden Prabowo Subianto (Instagram @bahlillahadalia)
Nasional

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Ada Apa?

by Feri Spt
17 April 2026

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi Sumber...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara soal harga BBM subsidi. Foto usai bertemu Presiden RI Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 16 April 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Bahlil Ungkap Pemerintah Sepakat Tak Naikan Harga BBM Subsidi: Insya Allah Selamanya

17 April 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara soal ekonomi bebas aktif. Foto saat Bahlil ditemui di Istana Merdeka usai bertemu Presiden RI Prabowo (Instagram @sekretariat.kabinet)

Bahlil Tegaskan Pemerintah Indonesia Bebas Aktif Termasuk Ekonomi: Boleh Belanja di Negara Mana Saja

17 April 2026
Momen pertemuan Presiden RI Prabowo dan Dasco di Istana pada Kamis 16 April 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Dasco Menghadap Prabowo Bicara Empat Mata di Istana, Bahas Apa?

17 April 2026
Kejagung tetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto sebagai tersangka kasus korupsi tambang nikel (Instagram @sibnewsnetwork)

Hery Susanto Resmi Tersangka, DPR Belum Bahas Pengganti

17 April 2026

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

9 months ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

6 months ago
Hasto Kristiyanto akan melawan KPK di sidang praperadilan yang digelar pekan depan Selasa 21 Januari 2025 (instagram @fakta.indo)

Bagaimana Persiapan Hasto Kristiyanto Hadapi Sidang Praperadilan Upaya Melawan KPK pada Selasa Pekan

1 year ago
Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

3 years ago
Puan Maharani respon soal perubahan dari Kementerian BUMN jadi BP BUMN (instagram @ketua_dprri)

Kementerian BUMN Diganti Jadi BP BUMN, Puan Maharani: Semoga Bisa Berjalan Baik

7 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

como
Olahraga

Prediksi Sassuolo vs Como: Misi Rebut Takhta Empat Besar!

by snc 14
17 April 2026

Suaranusantara.com - Stadion Mapei akan menjadi saksi bisu perjuangan Como untuk merajut kembali mimpi mereka ke panggung...

Ketua Ombudsman Hery Susanto resmi tersangka kasus korupsi tambang nikel di wilayah Sulawesi Tenggara (Instagram @haluanwow)

Begini Peran Hery Susanto Dalam Kasus Korupsi Tambang Nikel, Ketua Ombudsman Kini Resmi Tersangka Diduga Terima Aliran Dana Rp 1,5 Miliar

17 April 2026
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto digiring untuk ditahan 20 hari ke depan. Hery tersangka kasus korupsi tambang nikel Instagram @pst0re)

Terjerat Kasus Korupsi Tambang Nikel, Hery Susanto Resmi Tersangka

17 April 2026
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto diciduk Kejagung atas kasus korupsi pertambangan nikel (Instagram @infobank_official)

Baru 6 Hari Jabat Ketua Ombudsman, Hery Susanto Diciduk Kejagung Terjerat Kasus Korupsi Tambang Nikel, Diduga Terima Aliran Dana Rp 1,5 Miliar

17 April 2026
Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

17 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com