Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Sejarah Singkat SUPRSEMAR dan Fakta Menarik yang Perli Diketahui

Suara Nusantara by Suara Nusantara
6 March 2023
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Sejarah SUPERSEMAR (Dok. ISt)

Sejarah SUPERSEMAR (Dok. ISt)

7
SHARES
59
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SuaraNusantara.com – Tanggal 11 Maret selalu diperingati sebagai Hari Surat Perintah 11 Maret atau di singkat dengan Supersemar.

Supersemar adalah surat yang di tandatangani oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 11 Maret 1966.

Isi dalam Surat Perintah 11 Maret ini merupakan perintah yang menginstruksikan Soeharto, selaku Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban ( Pangkopkamtib) untuk mengambil segala tindakan atas situasi keamanan yang buruk pasca gerakan 30 September 1965 atau dikenal dengan G30/S PKI.

BACAJUGA

Ribka Tjiptaning Dilaporkan ke Bareskrim Polri Buntut Pernyataannya Soal Soeharto, PDI Perjuangan: Beliau hanya Menyampaikan Fakta dan Sejarah

Dilaporkan ke Bareskrim Polri Buntut Pernyataannya Soal Soeharto, Ribka Tjiptaning Angkat Bicara

Dengan lahirnya Supersemar, maka terjadilah peralihan dari pemerintah Orde Lama dari Presiden Soekarno menuju Pemerintahan Orde Baru oleh Presiden Soeharto,

Sejarah Supersemar dimulai dengan terjadinya peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang menculik dan membunuh Jendral- Jendral Angakatan Darat. Peristiwa ini dimotori oleh Partai Komunis Indonesia ( PKI ) dengan Letnan Kolonel (Lektol) Untung sebagai pelaku utamanya.

Letkol Untung pada waktu tersebut menjabat sebagai seorang komandan Cakrabirawa, yakni pasukan khusus yang bertugas mengawal presiden.

Atas terjadinya peristiwa G30S PKI, Letkol Untung kemudian dituduh ingin menggulingkan Presiden Soekarno demi kepentingan PKI.

Tiga hari pasca peristiwa tersebut, Soekarno kemudian menunjuk sendiri Soeharto, Panglima Komandan Cadangan Strategi AD (Pangkostrad) untuk menjadi pemimpin badan yang memiliki tugas melaksanakan pemulihan keamanan.

Soeharto pun akhirnya menindak lanjuti perintah Presiden dengan membentuk Komando Pemulihan dan Ketertiban (Kopkamtib) pada tanggal 10 Oktober 1965.

Pada 11 Maret 1966, Presiden Soekrno yang sedang melantik Kabinet Dwikora di Istana Merdeka, terpaksa harus meninggalkan sidang lebih cepat. Soekarno diungsikan ke Istana Bogor bersama Wakil Perdana Menteri I Soebandrio dan Wakil Perdana Menteri III Chaerul Saleh.

Di Istana Bogor, Presiden Soekarno ditemui tiga jenderal TNI, Mayjen TNI Basuki Rahmat, Menteri Urusan Veteran, Brigjen TNI Jenderal M. Jusuf, Menteri Perindustrian Dasar, dan Brigjen TNI Amirmachmud, Panglima Komando Daerah Militer V/Jaya.

Dalam pertemuan itu, Soekarno menandatangani Surat perintah tersebut dan meminta para Jenderal yang datang untuk menyampaikan surat tersebut kepada Soeharto.

Dengan Supersemar yang diterimanya, keesokan harinya Soeharto menggunakan kekuasaan yang diberikan kepadanya untuk melarang PKI, dan pada tanggal 18 Maret, lima belas menteri loyalis Soekarno ditangkap. Soeharto mengubah komposisi Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan setahun kemudian, pada Maret 1967, MPRS memilih untuk mencabut kekuasaan Soekarno dan menunjuk penjabat presiden Soeharto.

Pada tahun 1968, MPRS menghapus kata ‘penjabat’ dan lebih dari dua tahun setelah peristiwa September 1965 Soeharto menjadi presiden Indonesia. Proses pengalihan kursi kepresidenan dari Soekarno ke Soeharto memakan waktu selama dua tahun.

Soeharto tetap berkuasa sebagai presiden sampai dia mengundurkan diri selama krisis politik di Indonesia pada Mei 1998.

Fakta Menarik dari Supersemar

  1. Supersemar adalah surat perintah dari Presiden Soekarno pada saat itu yang menginstruksikan Presiden Soeharto merupakan Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban untuk meredakan keamanan yang buruk saat itu.
  2. Supersemar merupakan awal dari peralihan orde lama ke orde baru dan menjadi awal kelahiran pemerintahan Soeharto.
  3. Supersemar bukan surat pemindahan kekuasaan Republik Indonesia
  4. Supersemar memiliki 3 versi yang disebutkan diatas. Berbagai sumber menyatakan naskah asli supersemar sudah tidak ada karena dibakar oleh oknum yang memiliki tujuan tertentu. (Rifky/M-UBL)
Tags: KudetaLetkol UntungSejarahSoehartoSoekaranoSUPERSEMAR
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadiri pembukaan Muktamar ke 35 NU, sore ini Kamis 27 Agustus 2026 (Instagram @kulinermerahputih)
Nasional

Sore Ini, Prabowo Dijadwalkan Akan Hadiri Pembukaan Muktamar ke 35 NU

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri pembukaan Mukmatar...

Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi lokasi terdampak gempa NTT, Rabu 26 Agustus 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Prabowo Tanya ke Korban Gempa NTT Soal MBG: Mau Diteruskan atau Tidak?

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto di sela-sela kunjungannya meninjau langsung...

Presiden Prabowo saat kunjungi korban gempa NTT, Rabu 26 Agustus 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Akhirnya yang Dinantikan Tiba, Prabowo Kunjungi Korban Gempa NTT: Sengaja Tidak Datang Awal Biar Konsentrasi Tak Pecah

27 August 2026
Ilustrasi aksi demo pada hari ini Kamis 27 Agustus 2026 di Gedung DPR RI (Instagram @yogaapriyan_342)

27 Agustus Akan Berlangsung Aksi Demo di DPR RI, Ini Daftar Tuntutannya

27 August 2026
Ilustrasi aksi demo yang akan berlangsung hari ini Kamis 27 Agustus 2026 di Gedung DPR (Instagram @ceritajakarta360)

Kamis 27 Agustus Jakarta Akan Dikepung Aksi Demo, Perkantoran Terapkan WFH hingga Liburkan Karyawan

27 August 2026
Puan Maharani janji akan menerima aspirasi rakyat terkait aksi demo yang akan berlangsung hari ini Kamis 27 Agustus 2026 (Instagram @ketua_dprri)

Hari Ini Akan Berlangsung Aksi Demo di DPR RI, Puan Maharani Janji Terima Aspirasi Rakyat

27 August 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

5 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

5 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Ketum Projo Budi Arie Setiadi klarifikasi soal pernyataan viral sebut-sebut nama Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi (Instagram @budiariesetiadi)
Nasional

Budi Arie Tegaskan Jokowi Tak Ada Kaitan dengan Viralnya Pernyataan Soal Pemilu Dipercepat

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Ketua Umum Pro Jokowi (Ketum Projo) Budi Arie Setiadi tengah menjadi perbincangan hangat usai pernyataannya viral...

Ketum Projo Budi Arie Setiadi minta maaf usai pernyataannya viral di media sosial (Instagram @budiariesetiadi)

Akui Bikin Gaduh Soal Pemilu Dipercepat Sebelum 2029 hingga Bisik-bisik ke Jokowi, Budi Arie Minta Maaf

27 August 2026
Nasaruddin Umar bantah soal dirinya disebut mundur dari Menteri Agama (Menag) (Instagram @kemenag_ri)

Heboh Dikabarkan Mundur dari Menag, Nasaruddin Umar Angkat Bicara

27 August 2026
Nasaruddin Umar dikabarkan mundur dari jabatan Menag (Instagram @kemenag_ri)

Kemenag Bantah Isu Soal Nasaruddin Umar Mundur dari Menag

27 August 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Ancaman Bencana

26 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com