SuaraNusantara.com-Harga beras terus meroket dan mencatatkan rekor baru pada Kamis (21/9/2023), bahkan melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah sejak Maret 2023.
Data dari Panel Harga Badan Pangan (diakses pada pukul 12.014 WIB) menunjukkan bahwa harga beras premium hari ini melonjak sebesar Rp240 menjadi Rp14.620 per kilogram. Sementara itu, harga beras medium naik sebesar Rp160 menjadi Rp13.010 per kilogram.
Pada tanggal 14 September 2023, harga beras medium mencapai Rp12.850 per kilogram, sementara harga beras premium sebesar Rp14.490 per kilogram. Harga-harga tersebut merupakan rata-rata nasional yang berlaku di tingkat pedagang eceran.
Baca Juga:Â Jokowi Soroti Harga Beras yang Masih Tinggi, Sebut Efek Super El Nino
Di sisi lain, di tingkat produsen, harga beras dan gabah juga mengalami fluktuasi. Harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani turun sebesar Rp10 menjadi Rp6.540 per kilogram, sedangkan di tingkat penggilingan naik sebesar Rp30 menjadi Rp6.840 per kilogram. Harga gabah kering giling (GKG) di tingkat penggilingan turun sebesar Rp20 menjadi Rp7.390 per kilogram.
Namun, harga beras medium di penggilingan naik sebesar Rp50 menjadi Rp11.880 per kilogram, sementara beras premium bertengger di Rp13.120 per kilogram.
Di tingkat pedagang grosir, harga beras premium hari ini turun sebesar Rp80 menjadi Rp14.000 per kilogram, sedangkan harga beras medium naik sebesar Rp40 menjadi Rp12.170 per kilogram.
Baca Juga:Â Presiden Jokowi: Indonesia Perlu Inovasi Besar untuk Menjadi Lumbung Pangan Dunia
Pada tanggal 19 September 2023, saat melakukan kunjungan ke Pasar Bali Mester Jatinegara, Jakarta Timur, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan harapannya bahwa harga beras akan mengalami penurunan dalam 2-3 pekan ke depan. Ini disebabkan oleh upaya pemerintah dalam melakukan operasi pasar yang intensif, termasuk distribusi beras bantuan pangan seberat 10 kilogram kepada 21,353 juta keluarga penerima manfaat (KPM).


















Discussion about this post