Suaranusantara.com- Dunia kepolisian republik Indonesia tengah dikejutkan dengan tewasnya seorang perwira polisi berusia 34 tahun AKP Ryanto Ulil Anshari.
AKP Ryanto Ulil Anshari merupakan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan yang meninggal dunia akibat ditembak oleh Kabag Ops bernama AKP Dadang Iskandar.
Kejadian penembakan yang menewaskan AKP Ryanto Ulil Anshari itu terjadi Jumat 22 November 2024 dini hari di kawasan area parkir Polres Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).
Kejadian ini menyita perhatian publik lantaran melibatkan dua perwira polisi.
Lantas bagaimana profil lengkap dari AKP Ryanto Ulil Anshari yang tewas ditembak oleh Kabag Ops pada Jumat dini hari?
AKP Ryanto Ulil Anshari merupakan perwira polisi yang lahir di Makassar pada 12 Agustus 1990. Itu artinya saat ini usia AKP Ryanto sudah 34 tahun.
Ryanto Ulil Anshari diketahui merupakan anak yatim yang ditinggal meninggal dunia oleh sang ayah.
Sejak kecil dia diasuh oleh sang ibu dan berhasil membesarkanya sampai menjadi perwira polisi dengan lulus dari Akademi Polisi (Akpol) pada 2012 silam.
AKP Ryanto Ulil Anshari diketahui hingga saat ini masih belum berkeluarga.
AKP Ryanto diketahui sebelum meninggal dunia, menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Polda Sumbar.
Ternyata AKP Ryanto menduduki jabatan tersebut baru sebelas bulan 29 hari.
Sebelum dipindah ke Solok Selatan, Ryanto pernah menjabat sebagai Kapolsek Madukara di Banjarnegara.
Kemudian pada 14 April 2022, Ryanto dipromosikan menjadi Kasat Resnarkoba Polres Magelang Polda Jawa Tengah.
Atas kejadian penembakan yang menewaskan AKP Ryanto, polisi masih terus menyelidiki motif penembakan yang dilakukan AKP Dadang.
“Untuk kasusnya masih dalam tahap penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulystiawan pada Jumat 22 November 2024.
Sebelum meninggal dunia, Ryanto ditemukan tergolek di parkiran Mapolres Solok Selatan. Dia mengalami dua luka tembak di bagian wajah yakni pelipis dan pipi kanannya.
Ryanto kemudian dibawa ke Puskesmas namun diduga sudah meninggal dunia, lalu dirujuk ke RS Bhayangkara, Padang.


















Discussion about this post