Suaranusantara.com – Beredar kabar bahwa Spanyol akan memboikot Piala Dunia 2026 apabila Israel lolos kualifikasi.
Diketahui, Spanyol menjadi salah satu negara pendukung Palestina. Israel sendiri dalam beberapa waktu ini terus melemparkan serangan genosida ke warga Palestina di Gaza.
Melalui Juru bicara Partai Pekerja Sosialis Spanyol (PSOE), Patxi Lopez mengatakan pihaknya tidak akan tinggal diam atas situasi serangan genosida.
Pihaknya pun bakal menilai situasi yang berkembang pada waktunya. Mengingat atas serangan genosida itu, terdapat anak-anak, perempuan serta warga sipil yang menjadi korban.
Maka dari itu, Lopez kembali menegaskan pelarangan Israel ikut berpartisipasi dalam perhelatan sepakbola akbar itu.
“Yang kami inginkan adalah agar masyarakat menyadari bahwa jika tim Israel tidak boleh berpartisipasi dalam ajang olahraga atau Eurovision, maka ada alasan besar di balik itu. Mata kami terbuka lebar dan tidak akan menoleransi apa yang kami lihat. Karena itu kami tidak bisa dan tidak akan berdiam diri,” kata Lopez dikutip RMC Sport via Goal, Jumat 19 September 2025.
Senada dengan Lopez, sebelumnya, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez juga menyerukan agar Israel dilarang berpartisipasi dalam kompetisi olahraga internasional karena tindakannya di Gaza.
Awal pekan ini, Sanchez mengatakan Israel harus diperlakukan sama seperti Rusia, yang dikeluarkan dari FIFA dan UEFA setelah invasinya ke Ukraina pada tahun 2022.
“Israel tidak dapat terus menggunakan platform internasional apa pun untuk menutupi citranya,” kata Sanchez di hadapan perwakilan Partai Pekerja Sosialis.
Senada dengan Sanchez Wakil PM Spanyol Yolanda pun sudah menyuarakan pemboikotan Israel dari seluruh ajang apapun di dunia!
“Israel harusnya tidak dapat berkompetisi dalam ajang apa pun jika terus melakukan genosida,” tegasnya.
FIFA selama ini dikenal menentang campur tangan politik dalam sepak bola. Jika Spanyol benar-benar menarik diri dari Piala Dunia, konsekuensi serius bisa saja dijatuhkan oleh FIFA.
Spanyol sendiri sebelumnya sempat mengancam akan mundur dari ajang Eurovision jika Israel ikut serta.
Bahkan ajang balap sepeda bergengsi, Vuelta a España, sempat terganggu akibat aksi protes pro-Palestina terhadap tim Israel-Premier Tech.
Timnas Israel kini menjalani Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa. Israel masuk di Grup I bersama Norwegia, Italia, Estonia, dan Moldova.
Israel sudah jalani lima laga. Hasilnya tiga kali menang dan dua kali kalah, sedang duduk diperingkat ketiga.
Israel akan jalani total 10 laga di fase grup. Juara grup bakal langsung lolos ke Piala Dunia 2026, sementara tim-tim di peringkat kedua akan jalani babak playoff.
Grup I sementara dipimpin Norwegia dengan 15 poin sempurna. Israel akan menghadapi laga krusial melawan Norwegia pada 11 Oktober, lalu bertandang ke Italia tiga hari kemudian.
Jika berhasil lolos, ini akan menjadi Piala Dunia pertama Israel sejak 1970. Format baru Piala Dunia 2026 yang memperluas jumlah peserta menjadi 48 tim memberi peluang lebih besar, namun ancaman boikot dari Spanyol bisa memunculkan ketegangan baru dalam sepak bola dunia.
Sebelumnya, kompetisi balapan sepeda La Vuelta a Espana 2025 pun sudah mendapat kecaman dari masyarakat Spanyol sendiri. Sebabnya, ada keikutsertaan tim Israel, Israel-Premier Tech


















Discussion about this post