Lebak, SuaraNusantara.com – Sebannyak 210 rumah di 5 kecamatan di Kabupaten Lebak dilaporkan terendam banjir akibat meluapnya sejumlah sungai di selatan kabupaten tersebut.
Banjir bandang menerjang ratusan rumah di Kecamatan Cigemblong, Cilograng, Panggarangan, Cibeber dan Bayah, pada Minggu (9/10/2022). Sebelas desa tercatat terdampak bencana tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama, menyampaikan, banjir akibat luapan Sungai Cisiih, Sungai Cibareno, Sungai Cimadur, Sungai Cicantra, dan Sungai Ciastam.
“Itu data sementara sebanyak 210 rumah terendam. Terkait dengan kerusakan rumah masih harus dilakukan verifikasi, tapi yang kami dapat laporan sementara ada puluhan rumah termasuk dengan infrastruktur jembatan dan sarana ibadah,” kata Febby, Senin (10/10).
Namun sejak semalam, warga di beberapa tempat sudah mulai membersihkan rumah dari lumpur dan sampah yang terbawa derasnya arus banjir. Febby mengimbau supaya masyarakat tetap waspada terutama jika terjadi hujan dengan intensitas lebat.
“BMKG sudah mengeluarkan rilis bahwa cuaca ekstrem akan terjadi sampai 15 Oktober. Jadi kami menekankan kepada masyarakat untuk tetap waspada, dan barang-barang yang berharga agar disimpan di tempat yang aman,” imbau Febby.
Dari data sementara yang dilaporkan, 210 rumah yang terendam puluhan rumah di antaranya rusak sedangkan 2 rusak berat. Kerusakan berat jembatan terjadi pada jembatan gantung Desa Pasir Gombong, lalu jembatan Bayah Timur penghubung Desa Cimancak rusak berat, jembatan penghubung Cibareno Kecamatan Cilograng penghubung ke Cisolok Sukabumi putus dan jembatan penghubung desa di Cikatomas Kecamatan Cilograng juga rusak berat serta jalan poros desa di Desa Pasir Bungur Kecamatan Cilograng ambles 15 meter.(Def)


















Discussion about this post