SuaraNusantara.com – Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, menegaskan bahwa partainya tidak keberatan apabila Presiden Joko Widodo melakukan lawatan ke luar negeri pada peringatan ulang tahun ke-51 PDI-P yang akan digelar pada Rabu mendatang.
“Kami tidak melihat masalah, karena beliau sedang menjalankan tugas kenegaraan,” ungkap Djarot kepada Kompas.com, Sabtu (6/1/2024).
Ia menjelaskan bahwa perayaan ulang tahun PDI-P akan berlangsung dengan sederhana di seluruh kantor dewan pimpinan cabang dan pengurus anak cabang di seluruh Indonesia.
Baca Juga:Jangjun, Idol K-Pop yang Pernah Tinggal di Indonesia
Menurut Djarot, perayaan ulang tahun partai di tiap daerah akan dihadiri oleh tiga pilar partai, tokoh senior, dan masyarakat setempat. Acara tersebut akan diawali dengan pidato Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, secara daring, dilanjutkan dengan doa dan pemotongan tumpeng.
“Dalam semangat sebagai partai rakyat, peringatan ini akan dirayakan bersama masyarakat di seluruh wilayah,” jelas Djarot.
Sementara itu, Jokowi dijadwalkan melakukan kunjungan ke beberapa negara anggota ASEAN pada pekan depan, menyebabkan potensi ketidakhadirannya pada perayaan ulang tahun PDI-P.
Baca Juga:Â Pencarian Korban Gempa Jepang Masih Berlangsung, 242 Orang Belum Ditemukan
Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukanlah upaya menghindari peringatan ulang tahun partai. Rencana kunjungan tersebut telah diatur sebelumnya, baik di dalam maupun luar negeri.
“Dia pasti sudah memiliki rencana yang sudah dijadwalkan. Kami hanya ingin mengucapkan selamat ulang tahun,” tambah Ari. (Alief)


















Discussion about this post