Suaranusantara.com- Pasar smartphone Tanah Air kembali diramaikan oleh pemain lama yang tengah bangkit dengan semangat baru. Setelah sempat tenggelam dari sorotan, Motorola kembali menancapkan kuku lewat peluncuran perangkat terbaru yang menyasar segmen premium.
Kali ini, mereka mengusung perpaduan desain futuristik dan teknologi visual canggih untuk menarik perhatian konsumen muda Indonesia.
Menurut Bagus Prasetyo selaku Country Head Motorola Indonesia, kehadiran Edge 60 Fusion merupakan respons atas tingginya minat konsumen di Indonesia terhadap perangkat stylish dengan kemampuan teknologi canggih.
Hal senada diungkapkan oleh Miranda Warokka, Marketing Head Motorola, yang menekankan bahwa perangkat ini sangat cocok untuk pengguna muda yang ingin tampil unik dan menikmati fitur berbasis kecerdasan buatan.
Salah satu daya tarik utama dari Edge 60 Fusion adalah layarnya. Ponsel ini dilengkapi dengan panel P-OLED berukuran 6,7 inci yang melengkung di keempat sisinya. Dengan rasio layar ke bodi sebesar 93 persen dan tingkat kecerahan mencapai 4.500 nit, layar ini tetap terlihat jelas meski di bawah terik matahari. Teknologi DC Dimming juga disematkan guna mengurangi efek kedipan, sementara dukungan HDR10+ memastikan tampilan warna lebih hidup. Untuk ketahanan, layar ini diperkuat Gorilla Glass 7i.
Di sektor fotografi, Motorola menggandeng Pantone Color Institute guna menghadirkan akurasi warna yang lebih presisi. Kamera utama Edge 60 Fusion dibekali sensor Sony Lytia 700C berkekuatan 50MP yang telah didukung OIS.
Terdapat pula kamera ultrawide 13MP yang juga berfungsi sebagai lensa makro, serta kamera depan 32MP yang hadir dengan desain punch-hole. Berkat kalibrasi warna yang divalidasi Pantone, hasil foto disebut mampu merepresentasikan warna kulit dan objek secara lebih alami.
Dapur pacunya diisi oleh chipset MediaTek Dimensity 7400 yang bekerja pada kecepatan hingga 2,4GHz. Kombinasi RAM 12GB LPDDR4X dan penyimpanan internal 256GB membuatnya cocok untuk multitasking dan penyimpanan besar. Sistem operasinya sudah menggunakan Android 15 yang dipoles dengan antarmuka HelloUI. Motorola juga menjanjikan pembaruan sistem operasi sebanyak tiga kali dan patch keamanan selama empat tahun.
Dari sisi baterai, Edge 60 Fusion dibekali kapasitas 5.500 mAh yang dapat diisi penuh hanya dalam waktu 45 menit berkat teknologi pengisian cepat 68W. Beberapa fitur berbasis AI turut disematkan seperti transkripsi otomatis, ringkasan suara, hingga kemampuan menciptakan gambar melalui kecerdasan buatan.
Ketangguhan ponsel ini tak hanya soal performa, tapi juga fisiknya. Motorola mengklaim Edge 60 Fusion telah mengantongi sertifikasi IP68/69 yang membuatnya tahan terhadap air dan debu. Tak hanya itu, perangkat ini juga lolos uji ketahanan militer MIL-STD-810H, menjadikannya tahan banting hingga ketinggian satu meter serta tahan dalam berbagai kondisi ekstrem.
Ponsel ini tersedia dalam tiga varian warna eksklusif hasil kerja sama dengan Pantone: Slipstream, Amazonite, dan Mykonos Blue – warna terakhir hanya tersedia khusus untuk pasar Indonesia. Sebagai bonus pembelian, konsumen juga akan mendapatkan casing eksklusif yang serasi dengan warna perangkat.
Motorola Edge 60 Fusion dibanderol dengan harga Rp5,7 juta dan mulai tersedia di pasar Indonesia pada 23 Mei 2025 melalui berbagai marketplace resmi. Selain casing gratis, pembeli juga akan mendapatkan bonus aksesori tambahan. Dengan kombinasi spesifikasi kelas atas dan harga yang relatif bersahabat, perangkat ini siap bersaing di segmen mid-range premium dan menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang ingin tampil beda.


















Discussion about this post