Suaranusantara.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengumumkan kabar menggembirakan terkait pengakuan dunia atas transportasi publik ibu kota. Berdasarkan survei lembaga internasional Time Out, Jakarta menempati urutan ke-17 dari 50 kota dengan layanan transportasi umum terbaik di dunia.
Posisi ini menempatkan Jakarta sebagai kota kedua terbaik di Asia Tenggara setelah Singapura. “Ini pencapaian yang patut kita syukuri. Namun, lebih dari sekadar peringkat, yang terpenting adalah menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Jakarta setiap hari,” ujar Pramono di Halte Jaga Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9).
Menurut Time Out, hanya Jakarta dan Singapura yang berhasil masuk 20 besar di kawasan Asia Tenggara. Pramono menyebut hal ini sebagai capaian membanggakan. “Di ASEAN setelah Singapura, kita lebih baik dari Kuala Lumpur, Manila, Bangkok, dan sebagainya. Time Out ini lembaga yang kredibel dunia, mari kita bersama-sama jaga Jakarta,” tuturnya.
Mantan Sekretaris Kabinet itu menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan transportasi umum. “Bisa lebih baik, bukan lagi menjadi ranking 17, tetapi bisa lebih dari itu. Tetapi yang paling penting adalah rasa aman dan nyaman masyarakat. Itulah yang kita hadirkan mulai hari ini dan seterusnya,” ucapnya.
Dalam survei tersebut, layanan transportasi publik tersibuk di Jakarta adalah bus Transjakarta dengan tingkat persetujuan 79 persen. Selain itu, moda berbasis rel seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, hingga KRL turut disebut berperan besar dalam mengurangi kemacetan ibu kota.
Sebagai catatan, 19 kota teratas dengan layanan transportasi umum terbaik versi Time Out 2025, antara lain: Hong Kong, Shanghai, Beijing, Abu Dhabi, Taipei, London, Wina, Seoul, Mumbai, Doha, Delhi, Singapura, Zurich, Brighton, Edinburgh, Oslo, Jakarta, Warsawa, dan Tallinn.


















Discussion about this post