Suaranusantara.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pentingnya perubahan kebiasaan dan karakter aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan.
“Yang perlu kita ubah adalah kebiasaan dan karakter. Saya selalu menekankan, rapat harus tepat waktu, tidak ada toleransi untuk terlambat,” tegas Pramono.
Selain dalam hal disiplin waktu, Pramono juga menegaskan ASN di Jakarta memegang komitmen untuk menggunakan transpotasi publik setiap hari rabu.
“Selain itu, sekitar 64 ribu ASN Jakarta wajib naik transportasi umum setiap Rabu. Kebijakan ini tidak boleh setengah-setengah. Dengan disiplin dan integritas, tata kelola pemerintahan Jakarta bisa berjalan lebih baik, karena sepenuhnya bersandar pada kualitas ASN yang kita miliki,” tegas Pramono.
Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan upaya Pemprov DKI dalam menanamkan budaya kerja yang disiplin sekaligus mendukung pengurangan emisi melalui penggunaan transportasi umum.
Di sisi lain, Gubernur Lemhannas RI, Tubagus Ace Hasan, menilai tema pendidikan Lemhannas angkatan ke-26 relevan dengan studi yang dilakukan di Pemprov DKI Jakarta.
Ia menyebut Jakarta layak dijadikan contoh nasional dalam pembangunan SDM unggul.
“Jakarta memiliki indeks pembangunan manusia tertinggi di Indonesia. Pengalaman dari Jakarta ini akan menjadi inspirasi berharga bagi peserta Lemhannas, terutama dalam mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.


















Discussion about this post