Kota Tangerang – Volume sampah yang semakin hari semakin bertambah membuat Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang menerapkan pembuatan kompos disetiap taman yang ada di Kota Tangerang.
Pembuatan kompos di taman diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dihasilkan oleh tanaman.
“Disetiap taman minimal 10 lubang ukuran 1 meter persegi untuk pembuatan kompos,” kata Tihar Sopian, Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Disbudpar Kota Tangerang, Selasa (14/8/2018).
Tihar mengatakan, kompos tersebut rencananya akan digunakan untuk menyuburkan tanaman disekitar taman. Sehingga pemanfaatan sampah disekitar taman, dapat lebih bermanfaat dan tepat sasaran.
“Kompos yang nanti kita hasilkan jumlahnya setara dengan 25 truk sampah, sehingga jumlah volume sampah yang dihasilkan oleh taman dapat diminimalisir dengan baik,” katanya.
Tihar menuturkan, secara teknis sampah taman yang berupa dedaunan atau yang lebih dikenal dengan sampah organik nantinya akan ditimbun dan dilakukan pengawasan disetiap harinya.
“Diolah setiap hari oleh petugas kami dan dilakukan pengawasan dan akan dipanen setiap tiga bulan sekali,” jelasnya.
Dengan membuat pengolahan kompos tersebut, lanjut Tihar, diharapkan dapat memberikan edukasi kepada pengunjung khususnya anak – anak usia sekolah.
“Sekaligus menyediakan Wahana edukasi baru bagi pengunjung taman karena pengolahan kompos ini kami lakukan secara terbuka dan dapat dilihat semua orang,” tambahnya.
Tihar menambahkan, pihaknya akan terus berinovasi agar kota tangerang dapat lebih indah melalui penataan di setiap taman yang ada di kota tangerang.
“Inovasi ini akan terus dikembangkan utk mengurangi timbulan sampah di TPA dengan harapan Kota Tangerang dapat lebih layak untuk dikunjungi,” pungkasnya. (ahmad/nji)

















